Pekanbaru

Ternyata RUMAH MEWAH Dokter di Pekanbaru yang Disita Pengadilan Agama Harta Gono Gini Suami Istri

Ternyata rumah mewah dokter di Jalan Dwikora Pekanbaru yang disita Pengadilan Agama harta gono gini suami istri yang terlibat perselisihan

Ternyata RUMAH MEWAH Dokter di Pekanbaru yang Disita Pengadilan Agama Harta Gono Gini Suami Istri
Tribun Pekanbaru/Risky Armanda
Ternyata RUMAH MEWAH Dokter di Pekanbaru yang Disita Pengadilan Agama Harta Gono Gini Suami Istri 

"Tujuan penyitaan ini agar objek sengketa ini, selama perkara masih berproses di Pengadilan, tidak bisa dipindahtangankan kepemilikannya. Baik dengan cara menjual, menghibahkan, mewakafkan, atau memberikan kepada orang lain," katanya.

Baca: BUKAN Kampanye Politik, CEWEK CANTIK Asal Pekanbaru Ini Kampanyekan Peduli Sampah dan Kebersihan

Baca: Kisah CEWEK CANTIK Berbisnis Pakaian, Layani Pelanggan Off dan On hingga Raup Omset sampai Rp 6 Juta

Baca: KISAH Cewek Cantik Berdarah MINANG di Pekanbaru, KELILING 17 Provinsi di Indonesia Selama 73 Hari

"Sampai nanti Pengadilan yang memerintahkan, angkat sita atau ada putusan terakhir, apakah itu dikabulkan atau tidak," sambung dia lagi.

Sejauh ini dibeberkannya, untuk objek yang disita berupa tanah dan bangunan, total ada 5.

Semuanya ada di kota Pekanbaru.

"Prosedurnya, setiap tanah yang bersertifikat hak milik harus didaftarkan ke BPN. Kalau tidak Sertifikat Hak Milik misalnya SKGR, umumkannya di Kelurahan atau Kantor Desa," ucapnya.

Kuasa Hukum drg Suci Nuralitha, Muhammad Rais Hasan membeberkan objek yang menjadi permohonan sita.

RUMAH MEWAH Milik Sepasang Dokter di Jalan Dwikora Pekanbaru Disita Pengadilan Agama, Ini Sebabnya
RUMAH MEWAH Milik Sepasang Dokter di Jalan Dwikora Pekanbaru Disita Pengadilan Agama, Ini Sebabnya (Tribun Pekanbaru/Risky Armanda)

"Ada 10 lebih persil objek tanah di Pekanbaru, 2 kendaraan bermotor, dan beberapa produk perbankan," paparnya.

Rais berharap, dengan pengajuan sita harta bersama ini, maka objek yang dimaksud tidak akan bisa dipindahtangankan, sampai ada perintah atau putusan dari Pengadilan.

Baca: DANAU RAJA Objek Wisata Populer di Inhu Riau Saat Libur Lebaran 2019, Ada Taman Bunga Marigold

Baca: SENSASI Berswafoto di Ketinggian 99 Meter, Wisatawan Kunjungi Masjid Agung Islamic Center Rohul Riau

Baca: Dikunjungi 6.200 Wisatawan Sehari, Teluk Jaring Destinasi Paling Hits di Kampar

Sementara itu, Kuasa Hukum dr Amru Sofian, Arlen Sagita saat beberapa kali dimintai konfirmasi, tak bersedia memberi keterangan.

Untuk diketahui, turut hadir dalam proses penyitaan ini Kasi Pemerintahan Kelurahan Sukamulya, M Nur Saleh.

Halaman
1234
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved