Kasus Video Mesum 20 Detik 'Janganko Kasih Nyala Blitznya', 2 Pemaran Dikeluarkan dari Sekolah

Dalam video tersebut, terlihat sepasang siswa siswi SMK yang mengenakan seragam sekolah putih abu-abu melakukan hubungan layaknya suami istri.

Kasus Video Mesum 20 Detik 'Janganko Kasih Nyala Blitznya', 2 Pemaran Dikeluarkan dari Sekolah
Tribunpontianak
Polisi Ungkap Status Pemeran Pria video Mesum yang wanita Pakai Training Bertulis SMAN 1 

3. Kronologi Video Panas Tersebar

Berdasarkan info pihak sekolah, lanjut Bery, saat itu sebanyak 20 ponsel milik siswa yang berhasil disita dan diserahkan ke guru Bimbingan Konseling (BK).

Setelah diperiksa satu persatu, ditemukan video berdurasi 29 detik tersebut di ponsel milik AM.

Karena melanggar tata tertib sekolah, kedua siswa tersebut dikeluarkan, setelah sebelumnya dilakukan pertemuan dengan wali murid.

Kedua pelakon dalam video tersebut, diketahui merupakan teman sekelas dan sama-sama tercatat sebagai siswa Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Sebelum melakukan hubungan intim, siswa tersebut merusak CCTV sekolah, agar perbuatannya tak terekam.

4. Pelaku Pria diputuskan, Video Disebar

Pihak sekolah sudah mencoba untuk merahasiakan keberadaan video tersebut karena alasan masa depan kedua siswa.

Namun, video tersebut telah beredar di media-media sosial, seperti misalnya Facebook.

Dan diduga, AM sendiri yang menyebar video tersebut setelah hubungan cintanya kandas dengan WA.

Kanit Tipidter Ipda Rusmin Nuryadin menambahkan, pihaknya kini telah melakukan penyelidikan terhadap akun Facebook yang pertama kali menyebar video tersebut.

Pihaknya juga telah mencari keberadaan terduga pelaku, yakni lelaki AM dan perempuan berinisial WA.

"Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan Unit PPA Sat Reskrim Polres Bulukumba mengingat kedua pelaku masih dibawah umur," kata Iptu Rusmin. 

Video viral tersebut berdurasi 30 detik atau setengah menit.

5. Kalimat Janganko kasih nyala blitz-nya jadi viral

Saat melakukan adegan tak pantas, mereka berada di bangku, lalu si perempuan meminta bagian tubuhnya tak ditonjolkan dalam rekaman meggunakan kamera HP.

“Janganko kasih nyala blitz-nya (flash lamp),” ujar si perempuan. (*)

Editor: David Tobing
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved