Bengkalis

1 Orang Terpaksa Ditembak, 3 Napi Rutan Sungai Penuh Jambi yang Kabur Diserahkan Polres Bengkalis

Satu diantaranya terpaksa dilumpuhkan petugas karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas.

1 Orang Terpaksa Ditembak, 3 Napi Rutan Sungai Penuh Jambi yang Kabur Diserahkan Polres Bengkalis
Istimewa
Penyerahan Warga Binaan Rutan Kelas II B Sungai Penuh oleh Satreskrim Polres Bengkalis, Rabu (19/6) siang. 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Tiga Warga Binaan Rutan Kelas II B Sungai Penuh Provinsi Jambi yang berhasil diamankan Satreskrim Polres Bengkalis beberapa waktu lalu diserahkan Satreskrim Polres Bengkalis kepada Lapas Kerinci dan di dampingi Polres Kerinci, Rabu (19/5) siang tadi.

Penyerahan tiga warga binaan kasus narkoba tersebut dipimpin langsung Kanit PPA Satreskrim Polres Bengkalis Ipda Fauzi SIK bersama dengan anggota Reskrim lainnya. "Penyerahan langsung kita lakukan tadi siang di halaman Polres Bengkalis," kata Kanit PPA Ipda Fauzi.

Menurut dia, tiga warga binaan yang diserahkan dalam keadaan sehat. Meskipun satu diantaranya sempat di hadiahkan timah panas saat penangkapan beberapa waktu lalu.

"Ketiganya dalam keadaan sehat, termasuk satu diantaranya yang kita tindak tegas terukur beberapa waktu lalu saat penangkapan. Sempat di rawat di RSUD Bengkalis," terangnya.

Baca: Pamit Mancing ke Istri Hari Selasa, Warga Sungai Apit Ini Tak Kunjung Pulang Diduga Diterkam Buaya

Setelah diserahkan, ketiga warga binaan langsung dibawa ke Jambi. Sebelumnya sempat ditahan di Mapolres Bengkalis selama dua hari lalu.

Seperti diketahui, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis menangkap tiga orang dari empat orang diduga warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sungai Penuh Provinsi Jambi yang kabur dari Rutan beberapa waktu lalu. Penangkapan dilakukan di wilayah hukum Polres Bengkalis, Senin, (17/6) sore lalu.

Penangkapan dilakukan Satreskirm Polres Bengkalis dengan mengerahkan sebanyak sepuluh orang personil. Dimana penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan dan di dampingi Kasat Narkoba AKP Syahrizal.

Baca: Warga Batang Duku Temukan Koper Diduga Berisi Sabu, Kapolsek Bukit Batu : Ada Pengejaran Mabes Polri

"Penangkapan berawal saat kita mendapat informasi dari Polda Jambi adanya DPO tahanan melarikan diri dari Rutan Sungai Penuh. Kemudian kita berupaya melakukan kordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Kerinci untuk memastikan keberadaan tiga diantara warga binaan yang kabur berada di Bengkalis," ungkap Andrie Setiawan, Senin (17/6) malam lalu.

Hasil koordinasi dengan Polres Kerinci diketahui DPO tersebut berada di Bengkalis. Tim Reskrim langsung melakukan pendalaman dan mengetahui keberadaan target, setelah melakukan penyidikan diketahui ketiga DPO Polda Jambi berada di jalan Sudirman, Parit Bangkong Kelurahan Damon Bengkalis.

"Kemudian langsung kita lakukan penangkapan sekitar pukul 16.00 WIB tadi di TKP yang telah diketahui petugas," ungkap Kasat.

Dari penangkapan tersebut tiga tersangka berhasil diamankan petugas. Satu diantaranya terpaksa dilumpuhkan petugas karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas.

Baca: Mobil Sekretaris Dinas di Pemerintah Bengkalis Riau Tabrak Pagar Bambu, Ini Sebabnya

Tiga orang yang diamankan diantaranya Syafrizal alias Sapri bin Manarudin (37) merupakan warga binaan perkara narkotika Rutan Sungai Penuh, dengan masa hukuman 9 tahun penjara. Syafrizal dilumpuhkan petugas dibagian kaki karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas.

Kemudian Mike Putra Wijaya bin Zulhajri Rusan (37) warga binaan perkara narkotika Rutan Sungai Penuh, dengan hukuman 6 tahun 8 bulan. Serta Rahmat Dani bin Samsu (24) warga binaan Rutan Sungai Penuh, perkara narkotika masa hukuman 5 tahun, 6 bulan.

DPO ini diketahui melarikan diri pada Senin pekan lalu sekitar pukul 12.45 WIB siang. Mereka melarikan diri dari Rutan dengan cara membobol salah satu tembok saluran air. Kemudian setelah berhasil keluar dari ruang sel kembali merusak pos pintu penjagaan bagian belakang.

"Dari pos penjagaan mereka memanjat pos pantau dan kabur melalui tembok belakang dengan menggukan kain menuruni tembok belakang," tandasnya.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved