Pengamat Sebut Maskapai Penerbangan Asing 'Ogah' Masuk RI, Ini Penyebabnya!

"Selain AirAsia itu 51 persen sahamnya Indonesia, 49 asing maksimalnya gitu. Tak ada yang masuk. Ada yang masuk waktu itu mencoba menghidupkan

Pengamat Sebut Maskapai Penerbangan Asing 'Ogah' Masuk RI, Ini Penyebabnya!
foto/net
Maskapai penerbangan ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.com -- Pengamat penerbangan sekaligus anggota Ombudsman, Alvin Lie meyakini maskapai asing enggan masuk dan beroperasi di Indonesia.

Ia menyebut kondisi sektor perhubungan udara Indonesia akan menjadi pertimbangkan maskapai asing untuk mengembangkan bisnis di Indonesia.

"Coba lihat sejak 2009 apa ada yang masuk? Padahal kita tidak larang," ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

"Selain AirAsia itu 51 persen sahamnya Indonesia, 49 asing maksimalnya gitu. Tak ada yang masuk. Ada yang masuk waktu itu mencoba menghidupkan Mandala Airlines, dua tahun dia enggak kuat, cabut," sambungnya.

Baca: Temukan Indikasi Maskapai Langgar Tarif Batas Atas, Kemenhub Sebut Akan Beri Teguran

Baca: PM Mahathir Pertimbangan Tutup Maskapai Malaysia Airlines

Alvin menilai iklim bisnis maskapai di Indonesia masih banyak menyimpan masalah.

Salah satunya terkait kebijakan pemerintah yang dinilai kontraproduktif.

Ia menyebutkan, salah satu kebijakan yakni terkait kenaikan tarif batas bawah di satu sisi, dan penurunan tarif batas atas pesawat belum lama ini.

Kebijakan itu, menurut Alvin, membuat maskapai tidak leluasa memasang tarif.

Baca: HARGA Tiket Pesawat Domestik Mahal, Perjalanan Dinas ASN Pemprov Riau Transit ke Luar Negeri, Hemat

Baca: Terkait Jatuhnya 2 Pesawat 737 Max, Lion Air & Ethiopian Airlines-Boeing Akui Telah Buat Kesalahan

Padahal maskapai sedang dihantam persoalan keuangan akibat beban operasional yang tinggi.

"Kalau pasarnya terus berkembang, enggak usah Pak Jokowi (mengundang), maskapai asing sudah pasti akan masuk duluan," kata dia.

Faktanya ucap Alvin, tidak ada maskapai asing selain AirAsia yang masuk dan berbisnis di Indonesia.

Justru kata dia, dalam beberapa tahun terakhir, maskapai-maskapai yang bertumbangan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Maskapai Asing Disebut Enggan Masuk RI, Ini Alasannya"

Editor: David Tobing
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved