Jalan di Tembilahan Rusak Parah, Kalau Hujan Banjir dan Becek, Kalau Panas Berdebu

Sejumlah ruas jalan di Tembilahan dalam kondisi rusak parah. Keadaan ini sudah berlangsung cukup lama dan masih belum ada tindakan.

Jalan di Tembilahan Rusak Parah, Kalau Hujan Banjir dan Becek, Kalau Panas Berdebu
Tribunpekanbaru/T. Muhammad Fadhli
Kondisi terkini Jalan H Sadri di Tembilahan, yang dipenuhi lubang besar dan berubah menjadi kolam saat diguyur hujan. 

tribunpekanbaru.com - Kondisi sejumlah ruas jalan yang masih memprihatinkan di Tembilahan, terus mendapat keluhan masyarakat.

Tidak hanya mengganggu aktivitas sehari–hari masyarakat yang melewati jalan rusak tersebut, bahaya juga mengintai keselamatan masyarakat. Bahkan masyarakat yang berdagang di sekitar jalan yang rusak, juga terkena dampak dari kerusakan jalan.

Rian, seorang pedagang sate yang rukonya berlokasi di Jalan H Sadri, Tembilahan, mengaku mengalami penurunan omset akibat rusaknya jalan tersebut. Lokasi kios Rian yang tepat berada di depan jalan berlubang, membuat pembeli tidak banyak yang singgah untuk membeli sate.

“Kalau hujan banjir, becek. Kalau panas berdebu, jadi orang malas untuk singgah. Hanya kalau hujan lumayan juga pembelinya,” ujar Rian kepada Tribun Pekanbaru, Jumat (21/6).

Rian merasa aneh, karena lokasi jalan yang berada di pusat Kota Tembilahan ini tidak kunjung di perbaiki. Padahal, lalu-lalang pengemudi baik roda dua maupun roda empat di jalan tersebut tidak sedikit.

Selain Jalan H Sadri, menurut Rian, Jalan Sungai Beringin juga menjadi jalan yang rusak parah dan bahkan tidak layak lagi untuk dilewati.

“Jalan Sungai Beringin adalah salah satu jalan menuju desa yang ada di dekat jembatan getek. Di sana jalannya tidak pernah terurus, bahkan sudah tidak layak untuk dilewati,” tuturnya.

Rian berharap persoalan ini cepat diatasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil. “Semestinya hal seperti ini menjadi sorotan sekaligus membuka mata pemerintah daerah maupun instansi yang ada di Inhil ini. Secepatnya diperbaiki, dengar-dengar Bulan 7 nanti mau diperbaiki,” katanya lagi.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan, mengakui infrastruktur jalan khususnya di Kota Tembilahan masih dalam kondisi memprihatinkan. Meskipun begitu, menurutnya Pemkab Inhil masih tetap komitmen untuk persoalan infrastruktur tersebut.

"Itu tetap jadi prioritas kita di samping persoalan ekonomi kerakyatan. Penyelesaian infrastruktur seperti jalan dan jembatan juga masih menjadi prioritas,” kata Wardan belum lama ini.

Dia mengungkapkan, pada 2019 ini perbaikan infrastruktur akan dilaksanakan di sejumlah kawasan dalam Kota Tembilahan. Karena itu, Bupati meminta masyarakat bersabar menunggu proses perbaikan dilaksanakan.

“Anggarannya sudah ada. Malahan untuk beberapa ruas di dalam kota sudah dilakukan pelelangan dan sudah ada pemenangnya. Saat ini tinggal menunggu sanggahan (proses lelang), karena sekarang kita dalam masa sanggahan," paparnya.

Setidaknya, saat ini ada 7 ruas jalan yang dalam kondisi rusak di Tembilahan, antara lain Jalan Arsyad Ahmad, Jalan Kartini, Jalan H Sadri, Jalan Abdul Manaf, dan Jalan Sungai Beringin. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved