Siak

Terobos Genangan Air, Manajer Ops PT BIM Meninggal Usai Menabrak Pohon Pelindung Jalan di Mempura

Mobil yang dikendarainya menyerempet ke bagian tepi jalan lalu menabrak pohon lindung. Bagian depan kanan mobil tersebut ringsek.

Terobos Genangan Air, Manajer Ops PT BIM Meninggal Usai Menabrak Pohon Pelindung Jalan di Mempura
Istimewa
Mitsubishi Pajero ringsek setelah menabrak kayu lindung jalan, Jumat (21/6/2019) di jalan Pemda Siak, kampung Tambak Rejo, kecamatan Mempura, Siak. Sopir meninggal dunia pada kecelakaan tunggal ini. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Manajer Operasional PT Berlian Inti Mekar (BIM), Teddy Arifin meninggal dunia usai menabrak pohon pelindung jalan, Jumat (21/6/2019) di jalan Pemda Siak-Dayun, kampung Tambak Rejo, kecamatan Mempura, kabupaten Siak.

Mitsubishi Pajero BM 1733 LS yang dikendarai Teddy juga ringsek di bagian kanan depan. Peristiwa tragis itu terjadi berawal saat Teddy mengendarai sendiri mobilnya dari arah Dayun.

Setibanya di bilangan Tambak Rejo, ia tidak melihat genangan air di tengah jalan. Ia menerobos genangan air hujan tersebut sehingga hilang kendali.

Mobil yang dikendarainya menyerempet ke bagian tepi jalan lalu menabrak pohon lindung. Bagian depan kanan mobil tersebut ringsek.

Baca: Siak Hijau Sesuai Komitmen NDPE, Program Unggulan Bupati Siak Alfedri Cegah Karhutla

Baca: Drainase Tersumbat di Bawah Jembatan Siak III Sebabkan Banjir

Baca: 5 Fakta Warga Siak Riau yang Diduga Tewas Diterkam Buaya, Warga Tangkap Buaya dengan Perut Buncit

Kejadian itu menyedot perhatian warga setempat. Warga membantu melakukan evakuasi terhadap korban yang tampak sudah tergolek di dalam mobil. Warga dan polisi sempat mengangkat jasad korban ke luar mobil tersebut.

Kasat Lantas Polres Siak AKP Birgitta Atvina W mengatakan pihaknya sudah turun ke TKP. Ia meminta waktu untuk mendalami kronologi kecelakaan tunggal tersebut.

"Korban sudah kami kirim ke RSUD Tengku Rafian Siak. Ya benar, korban meninggal di tempat," kata dia.

Selain itu, AKP Birgitta mengatakan bakal melayangkan surat ke Dinas PU Tarukim Siak. Sebab, di lokasi kejadian itu terdapat genangan air yang cukup tinggi. Tidak ada parit yang menampung debit air di sekitaran jalan itu.

Petugas Satlantas Polres Siak menimba air yang menggenang di jalan Pemda Siak, kampung Tembak Rejo, kecamatan Mempura.
Petugas Satlantas Polres Siak menimba air yang menggenang di jalan Pemda Siak, kampung Tembak Rejo, kecamatan Mempura. (istimewa)

"Kita minta dinas terkait agar membuat parit sisi jalan tersebut, supaya tidak ada lagi genangan air yang menumpuk di badan jalan," kata dia.

Selain itu pihaknya juga akan menambah rambu-rambu peringatan di sepanjang jalan Pemda penghubung Siak-Dayun itu. Pihaknya segera mengupayakan koordinasi dengan forum LLAJ.

"Rambu-rambu lalu lintas yang akan ditambah seperti himbauan batas kecepatan maksimum serta himbauan jalan licin, guna menekan angka Lakalantas di wilayah tersebut," kata dia. (Tribunsiak.com/Mayonal Putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved