Indragiri Hulu

Dua Gajah Latih Stres Dikerumuni Masyarakat Setelah Sepekan Bertugas, Kini akan Dibawa ke TNTN

"Semenjak kemarin dua gajah latih kita tampak sakit, terlihat dari kotorannya," kata Andri, Minggu.

Dua Gajah Latih Stres Dikerumuni Masyarakat Setelah Sepekan Bertugas, Kini akan Dibawa ke TNTN
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
Gajah Sumatera di Riau. 

Dua Gajah Latih Stres Dikerumuni Masyarakat Setelah Sepekan Bertugas, Kini akan Dibawa ke TNTN

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Setelah lebih dari sepekan melaksankan tugas untuk menggiring gajah-gajah liar di Kecamatan Peranap dan Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dua gajah latih Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau memgalami sakit akibat stres dan kelelahan.

Kepala Bidang Wilayah I BKSDA, Andri Hansen Siregar mengatakan kedua gajah latih tersebut, yakni Indro dan Rahman akan dibawa ke Lubuk Kembang Bungo, Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) untuk menjalani proses recovery.

"Semenjak kemarin dua gajah latih kita tampak sakit, terlihat dari kotorannya," kata Andri, Minggu (23/6/2019).

Baca: Dibayangi Bibit Palsu, Dinas Pertanian Kuansing Riau Tetap akan Bagikan Bibit Sawit Gratis Tahun Ini

Disamping kelelahan, dua gajah tersebut tampak stres.

Pasalnya perilaku masyarakat yang sering berkerumun di sekitar gajah.

Menurut Andri kondisi itu tidak disukai oleh gajah, sehingga membuatnya stres.

Padahal saat ini BKSDA masih harus menggiring dua gajah liar di Kecamatan Kelayang, Inhu.

Menurut Andri petugas BKSDA akan melakukan penggiringan dengan berjalan kaki tanpa gajah latih.

Tim BKSDA menargetkan setidaknya dua gajah liar itu berhasil digiring empat ratus meter keluar dari areal permukiman dan pertanian milik masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved