Berita Riau

Orang Tua Siswa Diminta Pahami Sistem Zonasi saat PPDB

Disdik Kabupaten Pelalawan Riau telah mempersiapkan diri dengan penerapan sistem zonasi dalam tahun ini. orang tua diminta memahami sistem itu.

Orang Tua Siswa Diminta Pahami Sistem Zonasi saat PPDB
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Satu pekan menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD), Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan Riau telah mempersiapkan diri dengan penerapan sistem zonasi dalam tahun ini.

Pekan lalu Didik sudah menggelar rapat bersama para Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Untuk mensosialisasikan sistem zonasi yang sudah ditetapkan Disdik dalam PPDB tahun ini.

Pembagian lokasi sekolah berdasarkan tempat tinggal calon sistem telah disampikan secara rinci.

"Kami sudah sosialisasikan ke sekolah-sekolah bagaimana sebenarnya sistem zonasi ini. Titik-titiknya juga telah ditetapkan. Tinggal menyampaikan kepada orang tua siswa," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Pelalawan, M Zalal, kepada Tribun, Minggu (23/6/2019).

Baca: Jalan Petapahan-Simpang Gelombang Amblas, Arus Kendaraan Roda Empat Dialihkan

Baca: Hasil Liga 1 2019, Video Cuplikan Gol Borneo FC Vs Persebaya Surabaya

Zalal menyampaikan, penerapan sistem zonasi berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB.

Kemudian aturan itu diturunkan dan bentuk Peraturan Bupati (Perbup) nomor 49 tahun 2019 yang mengatur teknis zonasinya.

Mulai dari titik, lokasi sekolah, wilayah tempat tinggal, hingga batasan-batasan zona yang diizinkan dalam pendaftaran siswa baru.

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Pelalawan, Martias menyebutkan penerapan sistem zonasi ini mengurangi penumpukan siswa hanya di satu sekolah saja.

Murid baru bisa disebar sekolah lainnya hingga terjadi pemerataan di masing-masing sekolah negeri.

"Orang tua harus memahami zonasi ini merupakan pembagian wilayah anak sekolah di dekat tempat dia tinggal dan ini diberlakukan di seluruh kabupaten Pelalawan. Jika ditolak mendaftar karena di luar zonasi, itu wajar," tutur Martias.

Penekanan zonasi ini, lanjut Martias, lebih diatensikan untuk wilayah Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Pangkalan Kuras baik tingkat SD maupun SMP.

Pasalnya, dua daerah ini yang sering terjadi polemik ketika penerimaan anak didik pada tahun ajaran baru.

"Jadi tak ada lagi istilah ini SD favorit, ini SMP favorit, tak ada seperti itu. Semua sekolah sama. Pihak sekolah juga harus menyampaikan itu," tambahnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved