Bayi Dibuang

Udin Heran Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik

Udin (41), warga Gang Petai Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak heran saat mendengar tangisan bayi di depan rumahnya.

Udin Heran Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik
Polsek Siak
Warga Siak temukan bayi di dalam kantong plastik di pinggir jalan Gang Petai Kampung Dalam, Siak, Sabtu (22/6/2019) malam. Bayi berjenis kelamin perempuan itu dibawa warga ke RSUD Tengku Rafian Siak dalam keadaan masih hidup. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Udin (41), warga Gang Petai Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak heran saat mendengar tangisan bayi di depan rumahnya.

Ia mendekati suara tersebut yang mengarah ke pinggir jalan gang di depan rumahnya.

Udin semakin kaget kala ia benar-benar melihat seorang bayi mungil di dalam sebuah kantong plastik hitam.

Ia kemudian memanggil warga lain, Restina dan Wahyuni. Kemudian ia memanggil tokoh masyarakat Suyono.

"Kami sedih melihat bayi tersebut. Kami memanggil warga lainnya dan kemudian membungkus bayi itu dengan kain panjang," kata Udin, Minggu (23/6/2019).

Warga juga berbagi tugas dalam menyelamatkan bayi malang tersebut. Suyono menghubungi Polsek Siak sedangkan Khairul dan istrinya membawa bayi itu ke RSUD Tengku Rafian Siak.

Sampai saat ini bayi berjenis kelamin perempuan tersebut sudah ditangani oleh para medis di RSUD Tengku Rafian Siak.

Mengetahui kejadian itu, Kanit Reskrim Polsek Siak Ipda Yeri Efendi beserta anggota mengecek ke TKP dan mengamankan barang bukti.

Polsek Siak langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang membuang bayi tersebut.

Kapolsek Siak Kompol Abdul Rahman mengatakan, hingga Minggu sore pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Sempat ada foto seorang siswi SMP yang tertangkap polisi di media sosial dipastikannya foto tersebut hoax.

"Belum, kita masih menyelidiki pelaku pembuang bayi itu. Sedangkan bayinya masih di RSUD Tengku Rafian Siak dalam keadaan hidup," kata Kompol Abdul Rahman.

Kompol Abdul Rahman meminta warga Siak untuk tidak menebar foto yang tidak jelas sumbernya.

Sebab, pelaku pembuang bayi tersebut belum tentu anak SMP sebagaimana foto-foto yang tersebar tersebut.

"Tunggu informasi dari kami, dan jangan terpengaruh hoax," kata dia. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved