Rokan Hulu

Berkilah Pembeli Sepi di Lokasi Lama, Satpol PP Tertibkan PKL di Gerbang Masjid Islamic Center

Satpol PP Damkar Pemkab Rohul menertibkan pedagang kaki lima yang berjualan di depan gerbang masuk perkantoran Pemkab Rohul dan Masjid Islamic Center.

Berkilah Pembeli Sepi di Lokasi Lama, Satpol PP Tertibkan PKL di Gerbang Masjid Islamic Center
istimewa
Satpol PP melakukan penertiban pedagang khaki lima (PKL) di depan gerbang Masjid Islamic Center dan perkantoran Pemkab Rohul, Senin (24/6/2019). 

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Damkar Pemkab Rohul menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di depan gerbang masuk perkantoran Pemkab Rohul dan Masjid Agung Islamic Center, Senin (24/6/2019).

Penertiban dilakukan Satpol PP Damkar Rohul bersama petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Rohul, tersebut mendapat penolakan dari pedagang.

Sejumlah pedagang menuturkan mereka berjualan di dekat gerbang perkantoran Pemkab Rohul tersebut karena ramai kunjungan wisata di Masjid Agung Islamic Center.

Sementara, tempat mereka berjualan sebelumnya, yakni di kawasan Water Front City Kelurahan Pasirpangaraian, Kecamatan Rambah saat ini sedang sepi pengunjung.

Bahkan, Fatimah, seorang pedagang meminta Bupati Rohul memberikan solusi mencari lokasi berjualan untuk mereka, selama bisa berjualan di dekat kawasan Islamic Center Pasirpangaraian yang ramai kunjungan wisatawan dari berbagai daerah hampir setiap harinya.

Selain itu, Fatimah juga meminta Pemkab Rohul, juga menertibkan PKL liar yang masih bebas berjualan di dalam kawasan Masjid Islamic Center.

Kepala Bidang Operasional dan Penindakan Satpol PP dan Damkar Rohul, Eko Karya Pramono SP mengungkapkan, pedagang awalnya diberi pertimbangan berdagang di pintu masuk ke perkantoran Pemkab Rohul, atau di luar pagar Islamic Center sejak bulan suci Ramadan hingga musim liburan hari raya Idul Fitri 1440 H.

Namun setelah liburan lebaran berakhir, tambah Eko, sejumlah PKL masih bertahan berjualan di lokasi ini. Bahkan sampai bermalam dan meninggalkan gerobaknya di dekat gerbang masuk ke perkantoran Pemkab Rohul.

"Seolah-olah mereka berada 24 jam berada di depan pagar Islamic," terangnya.

Eko menuturkan, setelah ditertibkan, Satpol PP dan Damkar Rohul, bersama Disperindag Rohul, memberikan solusi dan mengarahkan pedagang untuk pindah ke lokasi yang dibolehkan berjualan, yakni di jalur lambat Jalan Tuanku Tambusai atau di seberang Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian.

Selain larangan berjualan di dekat pagar Islamic Center, Satpol PP dan instansi terkait juga akan menertibkan PKL liar yang masih berjualan di Taman Kota Pasirpangaraian atau depan SDN 001 Rambah, depan SDN 002 Rambah, dan depan Pasar Modern Pasirpangaraian.

"Sesuai surat dari Pemerintah Kelurahan Pasirpangaraian, PKL hanya dibolehkan berjualan di Taman Kota dan depan SDN 001 Rambah mulai pukul 18.00 WIB sampai malam saja," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved