Si Ibu Curiga Anak Gadisnya Telat Pulang, Saat Dicek Ponsel Ternyata Ada Pesan yang Berisi Ajakan

Si Ibu Curiga Anak Gadisnya Telat Pulang, Saat Dicek Ponsel Ternyata Ada Pesan yang Berisi Ajakan

Si Ibu Curiga Anak Gadisnya Telat Pulang, Saat Dicek Ponsel Ternyata Ada Pesan yang Berisi Ajakan
Kolase Tribun Pekanbaru
(Ilustrasi) Si Ibu Curiga Anak Gadisnya Telat Pulang, Saat Dicek Ponsel Ternyata Ada Pesan yang Berisi Ajakan 

Si Ibu Curiga Anak Gadisnya Telat Pulang, Saat Dicek Ponsel Ternyata Ada Pesan yang Berisi Ajakan

TRIBUNPEKANBARU.COM- Curiga anaknya yang selalu telat pulang ke rumah, si ibu mengambil inisiatif menyita ponsel anak gadisnya itu.

Didalam pesan yang ia baca terdapat sebuah kalimat ajakan pada anaknya.

Ternyata setelah diminta penjelasan anaknya, ia memang telah melakukan hubungan badan dengan seorang lelaki.

Kali ini Polres Buleleng kembali disibukkan oleh kasus serupa yang menimpa seorang pelajar berinisial PY (12).

Baca: Wow, Jet Hipersonik Boeing Ini Mampu Tempuh Jarak AS ke Jepang dalam 3 Jam! Padahal Normalnya 11 Jam

Baca: Harga Sangat Mahal, Presiden Napoli Nekat Pinjam James Rodriguez dari Real Madrid

PY merupakan warga Kecamatan Buleleng. Ia diduga disetubuhi oleh seorang pria asal Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan Buleleng, berinisial FSB(18).

Kasus ini diduga terjadi Jumat (24/5) lalu, namun baru dilaporkan oleh keluarga korban ke Mapolres Buleleng, pada Rabu (19/6).

Orangtua korban, yang namanya enggan disebutkan menuturkan, kecurigaan sang anak menjadi korban persetubuhan muncul pada Selasa (18/6) sore.

Orangtuanya itu mengecek ponsel milik PY. Saat itu ditemukan pesan singkat yang dikirim oleh FSB. Intinya mengajak korban untuk bermain ke rumah pelaku.

Baca: Meera Dijanjikan Dinikahi hingga Mau Berhubungan Badan, Saat Ditagih Janji si Pria Malah Mengelak

"Awalnya anak saya tidak mau mengaku, mungkin karena takut. Saya desak pelan-pelan, akhirnya mengaku sempat diajak (disetubuhi) satu kali. Begitu ada pengakuan, malamnya pelaku langsung saya cari ke rumahnya, dan pelaku ini juga mengakui. Alasan pelaku, anak saya yang sering main ke rumahnya. Namun bukti dari SMS itu kan ada. Pelaku yang sering memancing biar anak saya mau datang ke rumahnya," jelas sang ayah, Minggu (23/6).

Niat untuk mengecek ponsel milik sang anak, diakuinya muncul lantaran PY tidak ada di rumah sejak Selasa (18/6) siang.

Ibunya marah lantas menghubungi PY dan memintanya untuk segera pulang ke rumah.

Setiba di rumah itu lah, ponsel PY disita dan dicek oleh orangtuanya, hingga ditemukan SMS yang dikirim oleh pelaku.

Akibat kejadian ini, PY mendapatkan diberikan pendampingan psikis dari Dinas Sosial Buleleng.

Halaman
123
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved