Pelalawan

Terungkap Penyebab Speed Boat BUMDes Tenggelam di Pelalawan Riau, Ada Kebocoran

Penyebab tenggelamnya speed boat millik BUMDes Desa Serapung Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Riau mulai terungkap.

Terungkap Penyebab Speed Boat BUMDes Tenggelam di Pelalawan Riau, Ada Kebocoran
Istimewa
Speed boat BUMDes tenggelam di Pelalawan 

Kades Serapung Balas Surat Dishub Pelalawan Riau, Akui Ada Kebocoran Penyebab Speedboat BUMDes Tenggelam

TRIBUNPELALAWAN,COM, PANGKALAN KERINCI - Penyebab tenggelamnya speed boat millik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Serapung Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Riau mulai terungkap setelah insiden kapal tenggelam di tambatan itu ramai diberitakan.

Kepala Desa Serapung, Syaifullah, mengirimkan surat berisi laporan kondisi speedboat Pelalawan Emas 2 yang baru enam bulan dipakai itu.

Surat tersebut merupakan balasan dari surat Dinas Perhubungan (Dishub) yang dikirimkan pekan lalu, meminta penjelasan atas tenggelamnya kapal cepat tersebut.

Baca: Ada yang Ragu, 2 Anggota DPRD di Riau Ini Justru Mantap Maju Pilkada Walau Korbankan Kursi Jabatan

Dalam surat Kades Serapung nomor 690/UM/VI/2019/05 yang salinannya diperoleh tribunpelalawan.com ditujukan kepada Kepala Dishub Pelalawan.

Dalam suratnya Syaifullah menjelaskan speedboat yang tenggelam itu berada di tambatan atau tempat parkir di Dusun II Parit Kota Desa serapung, sudah dua bulan tidak digerakkan karena tidak ada keperluan pemerintah desa dan warga.

Selanjutnya pada Selasa (18/6/2019) skitar pukul 10.00 WIB, diketahui bahwa spedboat tenggelam dan langsung dilakukan upaya pembuangan air dengan menggunakan mesin robin.

Namun tidak maksimal dikarenakan banyaknya air di dalam body spedboat.

Alhasil kapal cepat itu dipindahkan ketepian pantai untuk dilakukan pembuangan air kembali.

Seluruh mesin diangkat dan dibersihkan setelah terendam.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan kami, tenggelamnya speedboat diakibatkan bocor pada body dan bukan dikarenakan adanya intimidasi atau hal-hal negatif dari pihak manapun," tulis Syaifullah.

Baca: Dinyatakan Bangkrut, Mantan Petenis Top Dunia Ini Harus Merelakan Barang Berharganya Dilelang

Kepala Dishub Pelalawan, Syafrudin MM menyatakan, setelah pihaknya menerima surat Kades Serapung berisi penjelasan kondisi speed boat seharga Rp 950 juta itu.

Untuk selanjutnya, speedboat tersebut harus diperbaiki agar dipergunakan kembali.

"Jadi sudah jelas apa penyebabnya. Berdasarkan surat dari Kades Serapung," tukas Syafrudin. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung).

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved