Aksi Penyelundupan Satwa Langka Terbongkar, KPPBC Dumai Riau Gagalkan Kerugian Senilai Rp 1,4 Miliar

Sempat terjadi kejar-kejaran mobil petugas dengan mobil Kijang Innova BM 1578 ZK yang ditumpangi oleh dua pelaku berinisial SP (40) dan JD (27).

Aksi Penyelundupan Satwa Langka Terbongkar, KPPBC Dumai Riau Gagalkan Kerugian Senilai Rp 1,4 Miliar
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
Seorang petugas KPPBC Dumai tengah menyulang air minum untuk seekor satwa langka dilindungi jenis Orangutan (Pongo). 

Aksi Penyelundupan Satwa Langka Terbongkar, KPPBC Dumai Riau Gagalkan Kerugian Senilai Rp 1,4 Miliar

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Sebuah aksi penyelundupan satwa langka dilindungi berhasil digagalkan oleh Kantor Pengawas dan Penindakan Bea Cukai (KPPBC) Dumai pada Senin (24/6) sekira pukul 23.30 malam.

Usaha menggagalkan kerugian senilai Rp 1.422.000.000 itu dilakukan dengan berkoordinasi bersama POM AL dan POM AD.

Kakan KPPBC Dumai Fuad Fauzi mengatakan, penangkapan berawal dari informasi penyelundupan satwa dilindungi dari Pekanbaru dengan tujuan Malaysia melalui jalur pelabuhan rakyat di Kota Duma

"Dari informasi tersebut, kita melakukan penyelidikan bersama POM AL dan POM AD sebagaimana ciri-ciri yang diberikan," ungkapnya saat rilis media di kantornya pada Selasa (25/6).

Baca: Bobol Rumah Orang yang Pulang Kampung dan Curi Sepeda Motor, MHD dan ZH Diamankan Polisi Dumai

Sempat terjadi kejar-kejaran mobil petugas dengan mobil Kijang Innova BM 1578 ZK yang ditumpangi oleh dua pelaku berinisial SP (40) dan JD (27).

Setelah tak berapa lama, kendaraan pelaku bisa dihentikan di sekitar Jalan Cut Nyak Dhien di kawasan Purnama Kota Dumai.

"Petugas yang langsung melakukan pemeriksaan mendapati muatan satwa dilindungi berupa tiga ekor anakan orangutan (Pongo), dua ekor Monyet Albino, satu ekor Uwa (Symphalangus Syndactylus) dan satu ekor Musang Luwak (Paradoxurus Hemaphroditus) masing-masing dalam kemasan kotak karton tanpa dilengkapi dokumen apapun," sampainya.

Seluruh temuan satwa tersebut rencananya akan diserahkan kepada BBKSDA Riau untuk ditangani dengan semestinya.

Baca: Lagi Sendirian di Rumah, Inem Ditemukan Warga Dengan Wajah dan Badan Melepuh, Dibakar Anak Tirinya

Sedangkan kedua tersangka akan diserahkan kepada penegak hukum terkait untuk diproses sesuai aturan.

"Pelaku kita jerat dengan pasal 21 ayat (2) UU No. 5/1990 Tentang Konsercasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem Jo Pasal 102A UU No. 10/1995 Tentang Kepabeanan sebagaimana telah dirubah dengan UU No. 17/2006," tandas Fuad. (Tribunpekanbaru.com/Syahrul Ramadhan).

Aksi Penyelundupan Satwa Langka Terbongkar, KPPBC Dumai Riau Gagalkan Kerugian Senilai Rp 1,4 Miliar

Penulis: Syahrul
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved