Indragiri Hulu

Derita Gangguan Ginjal Stadium Tiga, Tersangka Korupsi UED-SP Ditetapkan Tahanan Kota

Tersangka korupsi honor tenaga pendamping desa dan dana transportasi pendamping desa ditetapkan tahanan kota karena derita gangguan ginjal stadium 3.

Derita Gangguan Ginjal Stadium Tiga, Tersangka Korupsi UED-SP Ditetapkan Tahanan Kota
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
TERSANGKA Korupsi di Riau Alami Gangguan Ginjal Stadium Tiga dan Hipertensi. 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) menetapkan status penahanan SR, tersangka korupsi honor tenaga pendamping desa dan dana transportasi pendamping desa, Usaha Ekonomi Desa (UED) Simpan Pinjam (SP) berprestasi di DPMD sebagai tahanan kota.

Keputusan itu diambil oleh Kejari Inhu setelah dilakukan uji labarotorium terhadap kesehatan SR di RSUD Indrasari Rengat.

Kepala Kejari Inhu Hayin Suhikto didampingi Kasi Pidsus Ostar Al Pansri dan Kasi Intel Bambang Dwi Saputra mengatakan, hasil pemeriksaan itu berdasarkan surat rekomendasi yang diterima oleh pihak Kejari Inhu saat pelimpahan.

"Kita menerima surat keterangan sakit, karena kita ragu makanya kita melakukan pengecekan kesehatan terhadap SR. Sementara dua tersangka lain SB dan BRN dilakukan penahanan mulai saat ini," kata Hayin saat ditemui di ruangannya, Selasa (25/6/2019).

Hayin melanjutkan, sebagai tahanan kota SR dijamin oleh anak dan istrinya. Selama berstatus sebagai tahanan kota, maka SR tidak diperkenankan keluar dari Kabupaten Inhu tanpa seizin pihak Kejari Inhu.

Untuk penjelasan soal penyakit yang diderita SR, Hayin mengundang dokter umum dari Dinas Kesehatan, Reza untuk menjelaskan kepada awak media.

Reza menjelaskan pengujian kesehatan SR dilakukan Selasa pukul 14.09 WIB di RSUD Indrasari Rengat.

Selain bertanya jawab soal kronologis penyakit yang diderita SR, dokter juga melakukan pengujian fisik. Hasilnya diketahui bahwa SR menderita penyakit diabetes militus dan sudah mengalami komplikasi.

"SR mengalami gangguan ginjal stadium tiga, hipertensi, dan anemia. Selain itu anggota gerak tubuh SR sudah mulai kebas-kebas," ulas Reza.

Oleh karena itu dokter menyarankan agar SR harus menjalani pengobatan secara rutin. Hasil pengujian itu disampaikan ke Kejari Inhu sebagai dasar bagi pihak Kejari Inhu untuk menetapkan status tahanan kota terhadap SR.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved