Kepulauan Meranti

KADISDIKBUD Kepulauan Meranti Riau Nuriman BUKA-BUKAAN Soal Dugaan Korupsi Bantuan Kemendiknas

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kepulauan Meranti Riau Nuriman buka-bukaan soal dugaan korupsi bantuan Kemendiknas

KADISDIKBUD Kepulauan Meranti Riau Nuriman BUKA-BUKAAN Soal Dugaan Korupsi Bantuan Kemendiknas
Tribun Pekanbaru/Tribunnews/Kolase/Nolpitos Hendri
KADISDIKBUD Kepulauan Meranti Riau Nuriman BUKA-BUKAAN Soal Dugaan Korupsi Bantuan Kemendiknas 

KADISDIKBUD Kepulauan Meranti Riau Nuriman BUKA-BUKAAN Soal Dugaan Korupsi Bantuan Kemendiknas

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUANMERANTI - Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kepulauan Meranti Riau Nuriman buka-bukaan soal dugaan korupsi bantuan Kemendiknas.

Polres Kepualuan Meranti saat ini sedang mendalami dugaan korupsi dana bantuan pemerintah (Bantah) SMPN 1 Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau sebesar Rp1,05 miliar.

Kasus ini juga sempat mendapat perhatian karena Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti Nuriman sempat diperiksa menjadi saksi.

Baca: LAGI, Warga Riau DISERANG BUAYA, Kali Ini di Danau Meduyan Kota Lama Inhu, Tangan Korban Alami Luka

Baca: MANTAN Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jaafar Kembali Terjerat Kasus Korupsi, Kali Ini Soal Lahan

Baca: FEATURE Objek Wisata Sungai Sirih di Taman Nasional Bukit Tigapuluh Inhu Riau Bisa untuk Arung Jeram

Baca: PENYELUNDUPAN Satwa Langka Jenis Monyet Albino dan Musang Luwak ke MALAYSIA Digagalkan di Dumai Riau

Baca: BANDAR Narkoba 40 Kilogram Sabu-sabu dan 150 Butir Pil Ekstasi Dituntut 5 Tahun Penjara Pasal TPPU

Kadisdikbud Kepualuan Meranti sempat ditemui Tribun Selasa (25/6/2019) di kantornya untuk memperoleh penjelasan.

Nuriman menjelaskan bahwa terkait kasus tersebut pihaknya tidak memiliki wewenang terhadap pengelolaan anggaran tersebut.

Terlebih lagi pada program pertama anggaran tersebut dirinya belum menjabat sebagai Kepala Dinas.

"Saya mulai masuk tanggal 2 Juli 2018, program ini sudah jalan April 2018. Jadi sebenarnya sudah berjalan saat Kadis yang lama," ujar Nuriman.

Saat pencairan kedua saat Nuriman menjabat, dirinya mengatakan tinggal melanjutkan program tersebut.

Walaupun demikian Nuriman juga menjelaskan bahwa untuk pengelolaan anggaran sama sekali tidak melalui Dinas, melainkan langsung ke rekening masing-masing sekolah yang menerima bantuan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved