KONI Perkirakan Riau Bisa Rebut 20 Medali Emas di PON Papua Tahun Depan

Dari hitung-hitungan KONI, kontingen Riau setidaknya bisa meraih 20 medali emas di PON XX Papua tahun depan.

KONI Perkirakan Riau Bisa Rebut 20 Medali Emas di PON Papua Tahun Depan
antara
Dayung salah satu cabor yang diprediksi KONI bisa mempersembahkan medali emas untuk Riau di PON Papua tahun depan. 

tribunpekanbaru.com - Prestasi yang diraih atlet Riau dalam berbagai kejuaraan nasional dan internasional, tentunya jadi modal bagi Riau untuk menghadpai Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 di Papua.

Ketua Umum KONI Riau, Emrizal Pakis kepada Tribun, Selasa (25/6) mengatakan, prestasi yang diraih itu tentunya menjadi modal bagi atlet untuk kembali meraih prestasi pada PON tahun depan.

Misalnya medali perak yang diraih M Aprizal pada kejuaraan senam artistik Asia 2019 di Mongolia.

"Atas prestasi itu tentunya kita sudah mengetahui perkembangan M Aprizal, dan hanya tinggal lebih giat saja latihan agar bisa meraih medali emas," ujar Emrizal.

Bahkan menurutnya, ada beberapa atlet Riau yang juga dipercaya mewakili Indonesia pada SEA Games 2019 nanti di Filipina. Hal itu tentunya juga menjadi modal bagi Riau untuk persiapan menghadapi PON 2020 di Papua.

Emrizal menambahkan, pihaknya sudah bisa memetakan perolehan medali emas yang akan diraih Riau pada PON 2020 mendatang. KONI memperkirakan, Riau akan bisa meraih 20 medali emas dari cabor unggulan yang akan diikuti nanti.

Untuk senam, jelas Emrizal, dari hasil mengikuti kejuaraan Asia 2019 di Mongolia, diprediksi Riau bisa meraih tiga medali emas.

"Kita optimistis bisa dapat tiga medali emas dari cabor senam pada PON 2020 nanti," ujar Emrizal.

Kemudian untuk cabor renang, diprediksi bisa meraih 4 sampai 5 medali emas, dan cabor menembak diprediksi meraih 3 sampai 4 medali emas.

"Dayung kita perkuat lagi dan bisa meraih lebih dari 1 emas, anggar bisa raih 2 emas, taekwondo dan atletik juga bisa masing-masing dapat 2 emas," ucap Emrizal memprediksi.

Di luar itu, menurutnya, tidak tertutup pula cabor di luar unggulan bisa meraih medali emas. Karena itulah, KONI Riau minta kepada semua cabor untuk memperkuat atlet pada nomor andalan masing-masing.

"Jadi saat ini bukan saatnya lagi untuk tukar-tukar lagi atau coba-coba atlet pada nomor lainnya. Tahun 2019 ini persiapan kita sudah masuk pemantapan dan pematangan pada nomor masing-masing, karena sudah masuk Pra PON," paparnya.

Ditegaskan, di tahun 2019 ini, yang terpenting adalah meloloskan atlet Riau ke PON di Papua nanti melalui Pra PON.

"Karena penentu apakah atlet bisa tampil di PON 2020 adalah Pra PON 2019 ini," kata Emrizal lagi. (rsy)

Penulis: Rino Syahril
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved