Sempat Kejar-kejaran Mobil, Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 6 Ekor Satwa Dilindungi

Bea Cukai Dumai menggagalkan upaya penyelundupan beberapa jenis hewan dilindungi menuju Malaysia.

Sempat Kejar-kejaran Mobil, Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 6 Ekor Satwa Dilindungi
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
Seorang petugas KPPBC Dumai memberikan minum kepada seekor anak orangutan, yang rencananya akan diselundupkan ke Malaysia, Selasa (25/6). 

tribunpekanbaru.com - Aksi penyelundupan satwa langka yang dilindungi, berhasil digagalkan Kantor Pengawas dan Penindakan Bea Cukai (KPPBC) Dumai, pada Senin (24/6) malaml lalu sekira pukul 23.30 WIB.

Usaha menggagalkan penyelundupan senilai Rp1.422.000.000 itu, dilakukan lewat koordinasi bersama dengan POM AL dan POM AD.

Kepala KPPBC Dumai, Fuad Fauzi mengatakan, penangkapan penyelundupan satwa langka dilindungi ini berawal dari informasi yang didapat, terkai akan adanya penyelundupan satwa dari Pekanbaru dengan tujuan Malaysia melalui jalur pelabuhan rakyat di Kota Dumai.

"Dari informasi tersebut, kita melakukan penyelidikan bersama POM AL dan POM AD sebagaimana ciri-ciri yang diberikan," ungkapnya saat rilis kepada media di kantornya, Selasa (25/6).

Diterangkan, sempat terjadi kejar-kejaran antara mobil petugas dengan mobil Kijang Innova BM 1578 ZK yang ditumpangi oleh dua terduga pelaku penyelundupan berinisial SP (40) dan JD (27).

Setelah tak berapa lama, kendaraan pelaku bisa dihentikan di sekitar Jalan Cut Nyak Dhien di kawasan Purnama, Kota Dumai.

"Petugas langsung melakukan pemeriksaan, dan mendapati muatan satwa dilindungi berupa tiga ekor anakan orangutan (Pongo), dua ekor monyet albino, satu ekor uwa (symphalangus syndactylus), dan satu ekor musang luwak (paradoxurus hemaphroditus), masing-masing dalam kemasan kotak karton tanpa dilengkapi dokumen apapun," terangnya.

Seluruh temuan satwa tersebut rencananya akan diserahkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, untuk ditangani dengan semestinya.

Sedangkan kedua tersangka pelaku akan diserahkan kepada penegak hukum terkait, untuk diproses sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

"Terduga pelaku kita jerat dengan pasal 21 ayat (2) UU No 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem Jo Pasal 102A UU No 10/1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan UU No 17/2006," terang Fuad. (mad)

Diselundupkan Menuju Malaysia
1. Tiga ekor anakan orangutan (Pongo)
2. Dua ekor monyet albino
3. Satu ekor uwa (symphalangus syndactylus)
4. Satu ekor musang luwak (paradoxurus hemaphroditus)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved