Ternyata Penyedap Rasa dan Pengawet Makanan Mempengaruhi Seseorang jadi Malas Berolahraga

Ternyata Penyedap Rasa dan Pengawet Makanan Mempengaruhi Seseorang jadi Malas Berolahraga

Ternyata Penyedap Rasa dan Pengawet Makanan Mempengaruhi Seseorang jadi Malas Berolahraga
(shutterstock) Kompas.com
Ternyata Penyedap Rasa dan Pengawet Makanan Mempengaruhi Seseorang jadi Malas Berolahraga 

Ternyata Penyedap Rasa dan Pengawet Makanan Mempengaruhi Seseorang jadi Malas Berolahraga

TRIBUNPEKANBARU.COM- Ternyata kebiasaan kita mengkonsumsi makanan yang berlebihan pada penyedap rasa dan bahan pengawet makanan berpengaruh pada pola kebiasaan olahraga.

penyedap rasa dan pengawet makanan mempengaruhi semangat seseorang untuk melakukan aktifitas olehraga.

Ya, kebiasaan berolahraga ternyata juga dipengaruhi oleh apa yang ada dalam makanan. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa zat aditif dapat menjadi penyebab seseorang malas olahraga.

Zat aditif, atau bahan tambahan pangan, merupakan bahan-bahan yang ditambahkan ke dalam makanan untuk tujuan tertentu. Misalnya untuk meningkatkan cita rasa, warna dan tekstur makanan, atau membuatnya lebih tahan lama.

Namun, konsumsi makanan mengandung zat aditif secara berlebihan nyatanya justru menimbulkan efek negatif bagi kesehatan.

Hubungan antara zat aditif dengan perilaku malas olahraga

Zat aditif mengandung sejenis bahan kimia yang disebut fosfat anorganik.

Fosfat sebenarnya terdapat secara alami dalam produk susu, ikan, dan daging. Namun, produk makanan yang telah ditambahkan fosfat, kandungannya menjadi lebih tinggi.

Bahan ini bahkan terdapat pada 40-70 persen produk makanan dan minuman yang sering dikonsumsi, terutama dalam makanan olahan. Produk tinggi fosfat antara lain roti dan kue, makanan kalengan, makanan beku, minuman bersoda, serta daging kemasan.

Penggunaan zat aditif mengandung fosfat bertujuan untuk memperpanjang masa penyimpanan makanan dan meningkatkan cita rasanya. Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar, tubuh Anda dapat membuang kelebihan fosfat melalui urine.

Akan tetapi, konsumsi fosfat dalam zat aditif yang berlebihan justru berdampak buruk bagi kebugaran.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved