Indragiri Hilir

1 Desa 1 RUMAH TAHFIDZ di Inhil Riau, Siapkan Kurikulum & Silabus, Kabar Gembira Bagi Generasi Islam

Program 1 desa 1 rumah tahfidz di Inhil Riau, siapkan kurikulum dan silabus, kabar gembira bagi generasi Islam untuk meningkatkan iman

1 Desa 1 RUMAH TAHFIDZ di Inhil Riau, Siapkan Kurikulum & Silabus, Kabar Gembira Bagi Generasi Islam
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
1 Desa 1 Rumah Tahfidz di Inhil Riau, Siapkan Kurikulum & Silabus, Kabar Gembira Bagi Generasi Islam 

1 Desa 1 RUMAH TAHFIDZ di Inhil Riau, Siapkan Kurikulum & Silabus, Kabar Gembira Bagi Generasi Islam

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Program 1 desa 1 rumah tahfidz di Inhil Riau, siapkan kurikulum dan silabus, kabar gembira bagi generasi Islam untuk meningkatkan iman dan memperjuangkan agama.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengungkapkan keseriusan dalam pelaksanaan program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz di Kabupaten Inhil.

Namun sebagai satu diantara program prioritas, menurut Bupati, masih perlu sebuah konsepsi dan pemodelan program tersebut.

Baca: MIRIS! Siswa SD di Pekanbaru sudah Hisap Sabu-Sabu, Pengedar Narkoba Tawarkan Rp 1000 Sekali Coba

Baca: Tiga JALAN TOL Lewati KAMPAR Riau, Pekanbaru-Sumbar, Pekanbaru-Rengat, Pekanbaru-Dumai, 2021 Bisa

Baca: CACING Keluar dari HIDUNG Anak Warga Pekanbaru, TERNYATA Ini Penyebabnya, Terungkap Oleh Dosen

Baca: TAWAR Menawar HARGA Penggelembungan Suara Caleg di Inhu Riau, Dari Rp 300 Juta menjadi Rp 200 Juta

Baca: HARGA Tiket Pesawat Domestik Mahal, Warga Bengkalis Riau Ramai Buat PASPOR untuk Transit ke Malaysia

“Sejauh ini, belum nampak modelnya. Program ini baru sebatas gagasan. Belum tergambar konsep program yang begitu matang, pola pelaksanaannya,” ungkap Bupati saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz dalam rangka pematangan konsep dan pemodelan program pada Selasa (25/6) malam.

Bupati menekankan, dalam teknis pelaksanaan, program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz yang terhimpun dalam program Desa Maju Inhil Jaya Plus Terintegrasi, mesti melibatkan seluruh pihak terkait, seperti Dinas PMD, Kantor Kementerian Agama, Bagian Kesra dan lainnya.

"Tidak hanya Dinas PMD saja yang mengerjakan. Letak Plus dan Terintegrasinya kalau hanya PMD saja. Bahkan, Saya berpikir fokusnya bisa oleh Kemenag secara teknis karena mereka punya orang yang bisa diberdayakan sampai di tingkat Desa," imbuh Bupati mengarahkan.

Hal lain yang disampaikan Bupati, pada tahap awal pelaksanaan, program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz dapat menjadi sebuah syiar di setiap desa untuk menumbuhkan semangat.

Baca: JAKSA di Riau EKSEKUSI Mantan Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jaafar, Jalani Hukuman 1 Tahun Penjara

Baca: Ketua NU Riau Sebut KERUSUHAN Pra dan Pasca Putusan MK Soal Pilpres 2019, KPU Kuansing Hadapi PHPU

Baca: SEMPAT Terjadi Tiga Kali LEDAKAN di Lantai Dua, 1 Unit Rumah Hangus Dilalap Api di Tembilahan Riau

"Pada tahap awal ini syiar dulu, menumbuhkan semangat membangun rumah tahfidz. Jadi, tidak berbicara hasil atau kualitas dulu. Syiar dulu," pungkas Bupati menegaskan.

Lebih lanjut, Bupati kembali menekankan, bahwa Dia tidak menginginkan jalannya program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz pada tahun ini tanpa konsep dan model yang jelas.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved