Siak

Anggota Forum Hutan Tropis Bakal Berkunjung ke Siak

Anggota Forum Hutan Tropis atau Tropical Forest Alliance (TFA) bakal berkunjung ke Kabupaten Siak pada 2020 mendatang

Anggota Forum Hutan Tropis Bakal Berkunjung ke Siak
ist
Bupati Siak Alfedri 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Anggota Forum Hutan Tropis atau Tropical Forest Alliance (TFA) bakal berkunjung ke Kabupaten Siak pada 2020 mendatang. Kunjungan tersebut sudah masuk ke dalam agenda TFA yang disusun pada pertemuan TFA 2019 di Bogota, Kolombia beberapa waktu lalu.

"Kebetulan saya mewakili negara -negara tropis di Asia Tenggara pada TFA di Kolombia, jadi mereka tertarik dengan program yang saya sampaikan. Karena itu dalam agenda TFA 2020 di Indonesia, memasukkan kabupaten Siak sebagai daerah yang wajib dikunjungi," kata Bupati Siak Alfedri, Rabu (26/6/2019).

Menurut Alfedri, kunjungan peserta dari negara-negara TFA sangat penting bagi kabupaten Siak. Pasalnya, Siak mempunyai program Siak Hijau untuk melestarikan lingkungan. Sedangkan tantangannya, sebagian besar wilayah Siak terdiri dari gambut.

"Program besar lingkungan sedang digarap Pemkab Siak. Sebab, 3 persen total luas lahan dunia adalah lahan gambut," kata Alfedri.

Ia menjelaskan, dari 3 persen lahan gambut itu 40 persennya menyimpan karbon. Sebanyak 57 persen dari total luas Kabupaten Siak berlahan gambut dan 21 persen merupakan gambut dalam. Lahan ini menyimpan karbon yang bisa menyebablan perubahan iklim (climate change).

"Kondisi itu sangat rawan kebakaran. Pada 2014, 2015 dan 2016 kegiatan kita lumpuh akibat kebakaran," kata dia.

Selain itu ada 320 ribu hektare lahan sawit di Siak, sebagian besarnya milik masyarakat. Masyarakat juga harus dibantu mendapatkan sertifikat ISPO agar mempunyai standarisasi terhadap komitmen penyelamatan lingkungan.

Menyadari hal tersebut Pemkab Siak berkomitmen membangun Siak Kabupaten Hijau. Hal tersebut diwujudkan dengan menerbitkan regulasi Peraturan Bupati (Perbub) tentang Siak Hijau, yang memuat pengaturan zonasi tata ruang untuk konservasi, perkebunan, industri dan pemukiman.

Peraturan tersebut dipersiapkan menjadi Roadmap Siak Hijau yang akan menjadi payung hukum untuk berbagai kebijakan pembangunan di Kabupaten Siak ke depannya.

"Dampak baiknya, Siak Hijau mampu menekan karhutla. Terbukti kita termasuk terbaik dalam penanganan Karhutla untuk 2 tahun terakhir, baik dari pemadam kebakarannya, peralatan, hingga pelibatan masyarakat dan stakeholder," kata dia. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)


Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved