Semen Padang Bawa 16 Pemain Hadapi Persipura Jayapura di Stadion Mandala

Pertandingan ini bisa jadi laga terakhir bagi Syafrianto Rusli bersama Semen Padang, bila gagal mendapatkan hasil positif.

Semen Padang Bawa 16 Pemain Hadapi Persipura Jayapura di Stadion Mandala
antara
Dua pemain Semen Padang, Rudi dan Mario Barcia, saat latihan beberapa waktu lalu. 

tribunpekanbaru.com - Semen Padang FC hanya membawa 16 pemain untuk menghadapi Persipura Jayapura, pada pekan keenam Liga 1 musim 2019. Laga kedua tim akan digelar di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (28/6) besok.

Skuad Semen Padang bertolak pada Selasa (25/6) siang lalu dari Padang. Tim Kabau Sirah menargetkan bisa mencuri poin dari markas tim Mutiara Hitam.

Semen Padang saat ini memang sedang dalam tren negatif, lantaran belum meraih satu kemenangan pun dari empat laga yang sudah dijalani di Liga 1. Bahkan pada laga terakhir di kandang sendiri, Jumat (21/6) lalu, Irsyad Maulana dkk secara mengejutkan dikalahkan Perseru Badak Lampung FC.

"Saya meminta para pemain untuk tampil dengan motivasi tinggi, fokus dan melupakan laga sebelumnya. Kami tentu tak ingin pulang dengan tangan hampa," ujar Syafrianto Rusli, pelatih Semen Padang.

Syafrianto juga optimistis timnya akan bisa meraih angka di kandang lawan. Karena itu, ia sudah menyiapkan strategi khusus untuk laga tersebut.

"Begini, kami upayakan tidak kebobolan cepat. Jika kami bisa menahan mereka tanpa gol sampai babak pertama, saya yakin kami akan dapat berbuat banyak. Apalagi jika kami bisa mencuri gol lebih dulu," jelasnya.

Walau begitu, pelatih senior ini mengaku sangat mewaspadai kebangkitan tim asuhan Luciano Leandro tersebut, karena Persipura juga dalam tren negatif di awal musim.

"Mereka juga belum pernah menang, pasti mereka akan coba meraih momen itu di laga ini. Ini harus kami waspadai," katanya.

Syafrianto mengungkapkan, Persipura memiliki pemain-pemain berbahaya. Karena itu ia minta pemainnya tidak memberikan keleluasaan kepada pemain tuan rumah, terutama di area pertahanan sendiri. "Mereka punya Tibo, Boas dan lainnya. Saya meminta kepada pemain agar jangan membiarkan pemain Persipura leluasa bergerak," ungkapnya.

Sebelumnya, manajemen Semen Padang sudah menegaskan, laga melawan Persipura ini bisa saja menjadi laga terakhir Syafrianto bersama Kabau Sirah, bila kembali menuai hasil buruk. Manajemen pun mengatakan akan melakukan evaluasi besar-besaran setelah hasil buruk di empat laga awal.

Hal itu dikatakan Dirut PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Rinold Thamrin, beberapa waktu lalu. "Segala kemungkinan dapat terjadi, kita terus dikejar waktu dan akan terus kehilangan poin. Tentu ada titik di mana keputusan besar akan diambil untuk menyelamatkan tim ini," ucapnya beberapa hari lalu di Padang. (rin)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved