Pileg 2019

Caleg Terpilih DPRD Riau Dilaporkan ke Polisi Dugaan Suap KPPS, Bawaslu Pekanbaru: Sudah Tepat Itu

Seorang Caleg terpilih DPRD Riau berinisial NJ diadukan ke Polresta Pekanbaru terkait dugaan suap terhadap seorang ketua KPPS di Pekanbaru.

Caleg Terpilih DPRD Riau Dilaporkan ke Polisi Dugaan Suap KPPS, Bawaslu Pekanbaru: Sudah Tepat Itu
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
FOTO ILUSTRASI - Ketua Bawaslu Kota Pekanbaru, Indra Khalid Nasution (tengah) saat memperlihatkan barang bukti hasil penangkapan kasus politik uang di Kantor Bawaslu Pekanbaru, Selasa (16/4/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

Caleg Terpilih DPRD Riau Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Suap KPPS, Bawaslu Pekanbaru: Sudah Tepat Itu

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meskipun pelaksanaan pemilu sudah berlangsung dan akan memasuki tahap penetapan calon terpilih, ternyata masih ada permasalahan di lapangan.

Seorang Caleg terpilih DPRD Riau dari Pekanbaru berinisial NJ diadukan ke Polresta Pekanbaru terkait dugaan suap yang dilakukan terhadap seorang ketua KPPS di Pekanbaru.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekanbaru melihat aduan tersebut tidak ada masalah dan tidak mesti dilaporkan ke Bawaslu.

"Jika dugaan pidananya adalah penyuapan penyelenggara itu memang wilayahnya tipikor, sudah tepat itu. Semoga kepolisian dan atau instansi lain yang memproses ini dapat mengungkap fakta yang sebenarnya," ujar Ketua Bawaslu Kota Pekanbaru Indra Khalid Nasution saat dikonfirmasi tribunpekanbaru.com Kamis (27/6).

Baca: Anggota DPRD Riau Diadukan Ke Polisi Terkait Dugaan Kasus Suap KPPS Saat Pileg

Sebelumnya juga ada masuk laporan masyarakat ke Bawaslu atas nama Caleg terpilih yang sama, nunggu saat Pembuktian, Bawadlu tidak bisa membuktikan sehingga kasus tidak dilanjutkan.

"Kita tidak tahu jelas laporannya dan pelapornya jadi kita tidak bisa jawab apakah laporannya sama apa tidak dengan yang masuk ke Bawaslu lalu," ujar Indra Khalid Nasution.

Saat ditanya lagi untuk waktu Pelaporan yang dianggap lama batu dilaporkan, padahal pelaksanaan pemilu sudah berlangsung lama. Menurut Indra Khalid Nasution tidak ada masalah.

"Kalau nantinya yang disangkakan pasal di tipikor kan tidak pakai kadaluwarsa yang di UU pemilu," jelas Indra Khalid Nasution.

Saat ditanya apakah Bawaslu juga akan ikut dalam memproses hukum yang berproses di Kepolisian tersebut, pihaknya mengaku tidak akan ada sangkut pautnya.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved