Breaking News:

Pilpres 2019

CEBONG dan KAMPRET di Riau Usai Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2019, Ini Harapan TKD Jokowi-Maaruf

Masih adakah cebong dan kampret di Riau usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sengketa Pilpres 2019, ini harapan TKD Jokowi-Maaruf

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Nolpitos Hendri
Instagram @jokowi dan @prabowo
CEBONG dan KAMPRET di Riau Usai Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2019, Ini Harapan TKD Jokowi-Maaruf. Sebutan cebong untuk pendukung Jokowi dan sebutan kampret untuk pendukung Prabowo, apakah akan hilang? 

CEBONG dan KAMPRET di Riau Usai  Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2019, Ini Harapan TKD Jokowi-Maaruf

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Masih adakah cebong dan kampret di Riau usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sengketa Pilpres 2019, ini harapan TKD Jokowi-Maaruf.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Makruf di Riau, Idris Laena menyebut pidato kedua tokoh Capres, Jokowi dan juga Prabowo sangat menyejukkan.

Kedua tokoh yang bertarung di Pilpres pada Pemilu 2019 kemarin tersebut membacakan pidatonya pasca ketuk palu sidang di MK, Kamis (27/6/2019).

Baca: 7 REMAJA dan Petani Asal ACEH Selundupkan Sabu-sabu Melalui Bandara SSK II Pekanbaru ke Surabaya

Baca: TERUNGKAP Dalam Diskusi, Riau Defisit Listrik 250 MW, Dibantu Jaringan Interkoneksi Sumatera Selatan

Baca: KISAH Perjuangan 4 Orang Guru di Pelosok Riau TEMPUH Jalan Tanah yang Licin dan BERLUMPUR Jika Hujan

Baca: WANITA Muda Warga Pekanbaru Jadi Pengedar Narkoba Jenis Sabu-sabu Ditangkap Resnarkoba Polres Kampar

Baca: Komisi XI DPR RI ke Riau Sebut Soal Petani Plasma, PT KTU Gelar Pelatihan Soal Gambut Bagi Pelajar

"Dari isi pidato tersebut kita bisa ambil kesimpulan, jika keduanya menghormati putusan pengadilan MK," ujar Idris Laena, Jumat (28/6/2019).

Jokowi, dalam pidatonya berjanji untuk menjadi presiden bagi seluruh rakyat Indonesia. Tanpa kecuali.

Hal itu menegaskan, jika Jokowi bukanlah pemimpin dari satu golongan semata.

"Tidak ada lagi istilah Cebong dan Kampret, terutama di Riau," ujar Idris Laena.

Begitu juga dengan pidato Prabowo. Idris menilai pidato tokoh besar Indonesia tersebut mengisyaratkan agar seluruh masyarakat kembali ke cita-cita bangsa dan negara Indonesia.

Cita-cita bangsa Indonesia tentunya menjadikan Indonesia semakin maju, baik di Asia maupun dunia internasional.

"Dalam pidatonya, Pak Prabowo juga mengungkap jika ia sangat mengutamakan kepentingan yang lebih besar, yaitu keutuhan dan persatuan bangsa," ujarnya.

Baca: JAMBRET di Pekanbaru Ditangkap dan Dihajar Massa, Rampas Tas Wanita Parubaya di Depan Mal Pekanbaru

Baca: HAKIM MK Bacakan Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019, GERINDRA Riau Patuh Perintah Prabowo, Apa Itu?

Baca: PUTUSAN MK tentang Sengketa Hasil Pilpres 2019, MKA LAM Riau Al Azhar Minta Sudahi Semua Perpecahan

Baca: 2.058 Titik PJU Liar DIBONGKAR, Pemko Pekanbaru Masih MENUNGGAK Tagihan PJU Satu Tahun, Ini Sebabnya

Baca: WARGA Dumai Riau Segera Nikmati Gas Bumi Tanpa Tabung dan Langsung dari Pipanya, Ini Kata Walikota

Idris Laena juga mengajak seluruh masyarakat Riau, untuk berangkulan dalam memajukan Riau.

Baik itu pendukung Jokowi maupun Prabowo kembali bersatu di Riau demi Indonesia.

"Mari lupakan istilah Cebong dan Kampret, mari kita berangkulan demi Riau ke depan," ujarnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved