Berita Riau

Komisi XI DPR RI ke Riau Sebut Soal Petani Plasma, PT KTU Gelar Pelatihan Soal Gambut Bagi Pelajar

Komisi XI DPR RI ke Riau sebut soal petani plasma kelapa sawit, siswa SD dan SMP di Siak ikuti pelatihan soal gambut PT Kimia Tirta Utama (KTU)

Komisi XI DPR RI ke Riau Sebut Soal Petani Plasma, PT KTU Gelar Pelatihan Soal Gambut Bagi Pelajar
www.bpdp.or.id
Komisi XI DPR RI ke Riau Sebut Soal Petani Plasma, PT KTU Gelar Pelatihan Soal Gambut Bagi Pelajar 

Komisi XI DPR RI ke Riau Sebut Soal PETANI Plasma, Siswa SD & SMP Ikuti Pelatihan Soal Gambut PT KTU

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi XI DPR RI ke Riau sebut soal petani plasma kelapa sawit, siswa SD dan SMP di Siak ikuti pelatihan soal gambut PT Kimia Tirta Utama (KTU).

Anggota Komisi XI DPR RI, Hafizs Tohir mengingatkan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit agar lebih selektif dalam menyalurkan bantuannya kepada petani perkebunan sawit di Riau.

Hafizs menegaskan, bahwa bantuan tersebut jangan sampai yang menerima adalah perkebunan milik perusahaan sawit.

Baca: 7 REMAJA dan Petani Asal ACEH Selundupkan Sabu-sabu Melalui Bandara SSK II Pekanbaru ke Surabaya

Baca: TERUNGKAP Dalam Diskusi, Riau Defisit Listrik 250 MW, Dibantu Jaringan Interkoneksi Sumatera Selatan

Baca: KISAH Perjuangan 4 Orang Guru di Pelosok Riau TEMPUH Jalan Tanah yang Licin dan BERLUMPUR Jika Hujan

Baca: WANITA Muda Warga Pekanbaru Jadi Pengedar Narkoba Jenis Sabu-sabu Ditangkap Resnarkoba Polres Kampar

"Kalau disisi korporasi rasanya mereka tidak perlu lagi diberikan supporting dana atau pun sosialisasi," kata Hafizs saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, bersama rombongan, Jumat (28/6/2019).

Hafizs mengatakan, berdasarkan data yang pihaknya dapatkan, di Riau terdapat 30 hingga 40 persen petani sawit plasma.

Petani ini lah yang seharusnya mendapatkan bantuan dan pembinaan dari pemerintah.

"Ada 30 sampai 40 persen petani plasma di setiap usaha besar, ini yang harus diawasi, apakah petani-petani plasma ini sudah ikut terbina dengan adanya BPDP kelapa sawit ini. Tapi kalau ternyata hanya korporasi saja yang dibina, makan ini sebuah tragedi bagi rakyat, karena sasaran utama BPDP Kelapa Sawit ini adalah petani swadaya. Data yang masuk ke kami, itu masih sedikit sekali BPDP kelapa sawit yang mereka bantuan replanting dari dana kompensasi sawit," bebernya.

Lebih lanjut Hafizs mengatakan, jika 30 persen petani plasma tersebut diberikan bantuan untuk replanting, maka ini akan memperkuat perekoniman daerah.

Komisi XI DPR RI ke Riau Sebut Soal Petani Plasma, PT KTU Gelar Pelatihan Soal Gambut Bagi Pelajar
Komisi XI DPR RI ke Riau Sebut Soal Petani Plasma, PT KTU Gelar Pelatihan Soal Gambut Bagi Pelajar (Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra)

"Dari sekian juta hektare lahan sawit yang ada di Riau, ternyata 30 persen itu petani plasman, jadi kalau yang 30 persen ini saja kita lakukan pembinaan maka ini akan memperkuat penghasilan negara kita dari sisi ekspor sawit," ujarnya.

Baca: JAMBRET di Pekanbaru Ditangkap dan Dihajar Massa, Rampas Tas Wanita Parubaya di Depan Mal Pekanbaru

Baca: HAKIM MK Bacakan Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019, GERINDRA Riau Patuh Perintah Prabowo, Apa Itu?

Baca: PUTUSAN MK tentang Sengketa Hasil Pilpres 2019, MKA LAM Riau Al Azhar Minta Sudahi Semua Perpecahan

Halaman
1234
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved