Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Jambret Makin Marak, Warga Diminta Hindari Pakai Perhiasan Berlebih

Aksi kejahatan jalanan modus jambret terbilang cukup marak di Kota Pekanbaru.Bahkan, Kamis (27/6/2019) terjadi dua penjambretan di 2 lokasi berbeda.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Hendra Efivanias
Tribun Pekanbaru/Risky Armanda
JAMBRET di Pekanbaru Ditangkap dan Dihajar Massa, Rampas Tas Wanita Parubaya di Depan Mal Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Aksi kejahatan jalanan modus jambret terbilang cukup marak di Kota Pekanbaru.

Pada Kamis (27/6/2019) lalu, terjadi dua kali aksi jambret di lokasi yang berbeda.

Beruntung, aksi itu berhasil digagalkan dan pelakunya tertangkap.

Pertama, dua pelaku beraksi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Mal Pekanbaru.

Kedua, satu pelaku beraksi di Jalan Senapelan.

Berkat kerjasama aparat kepolisian dan masyarakat, baik peristiwa di depan Mal Pekanbaru maupun di Jalan Senapelan berhasil digagalkan.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto menerangkan, pihaknya kini tengah melakukan pendalaman terhadap para pelaku yang ditangkap ini.

Baca: Lubis Diserang Beruang di Kebun Karet

Baca: Delapan Kurir Narkoba yang Diringkus di Bandara Dijanjikan Imbalan Rp7 Juta

Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang telah berpartisipasi terhadap pengungkapan kasus jambret.

"Saya juga berpesan, jadilah polisi bagi diri sendiri, tetap hati-hati dan waspada. Hindari menggunakan perhiasan berlebihan, jangan menggunakan handphone saat berkendara, simpan barang berharga di tempat yang aman, jauh dari jangkauan pelaku," sebutnya, Sabtu (29/6/2019).

Susanto juga menegaskan, dia akan memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan patroli serta penempatan personel Kring Serse.

Pada waktu dan lokasi rawan, guna menekan terjadinya aksi penjambretan.

Susanto menuturkan, berdasarkan hasil pemetaan, sejauh ini yang rawan jambret ada di daerah Kota dan Marpoyan Damai.

"Sementara di sana yang kita lihat meningkat aksi jambret. Beberapa bulan lalu di Tampan, cuma sudah bergeser," tuturnya.

Menurut Susanto, maraknya aksi kejahatan jalanan di sana, lantaran jalan yang besar, serta banyak gang-gang tikus yang bisa dijadikan pelarian bagi pelaku.

"Termasuk kurangnya penerangan, ini yang jadi atensi kita," pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved