Calon Penerima Santunan Petugas Pemilu yang Meninggal Sudah Diverifiasi

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mulai menyalurkan santunan untuk keluarga pengawas yang terkena musibah pada saat pelaksanaan Pemilu 2019.

Calon Penerima Santunan Petugas Pemilu yang Meninggal Sudah Diverifiasi
KPU Pelalawan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum Hery Kusmanto (35) yang meninggal pada Rabu (29/5/2019) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mulai menyalurkan santunan untuk keluarga pengawas yang terkena musibah pada saat pelaksanaan Pemilu 2019.

Rokan Hulu sudah disalurkan langsung. Sedangkan tiga daerah lainnya yakni Inhu, Pelalawan dan Meranti segera disalurkan.

Demikian dikatakan Sekretaris Bawaslu Riau Anderson kepada Tribun, Minggu (30/6/2019).

Sebagaimana diketahui sebelumnya Rokan Hulu sudah diserahkan langsung melalui Bupati setempat.

"Untuk jajaran Bawaslu santunan yang telah disalurkan 2 orang di Rokan Hulu. Selanjutnya pada 2 dan 3 Juli akan dilaksanakan penyerahan santunan di Kabupaten Inhu satu orang, Kabupaten Pelalawan dua orang," ujarnya.

Baca: PDIP Riau Target Menang di 5 Pilkada

Baca: Beruang Madu di Rohul Belum Tertangkap, BBKSDA Riau Himbau Masyarakat Waspada Beraktivitas

Sedangkan untuk tanggal 5 Juli penyerahan dilakukan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sehingga awal Juli semuanya sudah dituntaskan penyaluran. Adapun rincian santunanan tersebut 3 orang meninggal dunia masing-masing mendapat santunan sebesar Rp36 juta, luka berat dua orang luka berat (keguguran) dan 1 orang luka ringan.

Menurut Anderson para penerima ini sebelumnya sudah diverifikasi di lapangan dan tinggal penyaluran saja, karena sudah didapat data penerima baik itu yang meninggal maupun yang sakit.

"Santunan yg telah diverifikasi tiga orang meninggal dunia, dua orang luka berat, satu orang luka ringan," ujar Anderson.

Sedangkan anggaran sendiri saat ditanya menurut Anderson merupakan anggaran APBN yang dimasukkan dalam Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Bawaslu.

Sementara Komisioner Bawaslu Riau, Hasan menambahkan anggarannya hanya dilakukan perubahan peruntukkan atau nomenklatur.

Karena sebelumnya tidak ada untuk nomenklatur bagi petugas yang meninggal dan sakit.

"Jadi anggarannya tetap dari DIPA Bawaslu, namun hanya dilakukan perubahan nomenklatur saja, "ujar Hasan. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved