Pelalawan

Dugaan KORUPSI Cetak Sawah di Desa Gambut Pelalawan Riau, Dua Tersangka Segera Jalani Persidangan

Dugaan tindak pidana korupsi cetak sawah di Desa Gambut Pelalawan Riau, dua tersangka segera jalani persidangan di Pengadilan Negeri Pelalawan

Dugaan KORUPSI Cetak Sawah di Desa Gambut Pelalawan Riau, Dua Tersangka Segera Jalani Persidangan
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Dugaan KORUPSI Cetak Sawah di Desa Gambut Pelalawan Riau, Dua Tersangka Segera Jalani Persidangan 

Dugaan KORUPSI Cetak Sawah di Desa Gambut Pelalawan Riau, Dua Tersangka Segera Jalani Persidangan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Dugaan tindak pidana korupsi cetak sawah di Desa Gambut Pelalawan Riau, dua tersangka segera jalani persidangan di Pengadilan Negeri Pelalawan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Riau berencana akan melimpahkan kasus dugaan korupsi cetak sawah Dinas Pertanian tahun 2012 ke pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pekan depan untuk melanjutkan proses hukumnya.

Perkara korupsi cetak sawah jilid II itu akan dilimpahkan setelah Rencana Dakwaan (Rendak) selesai disusun oleh tim Jaksa Seksi Pidana Khusus (Pidsus).

Baca: RUDENIM Pekanbaru Riau DEPORTASI Warga Malaysia, Terlibat PEMBALAKAN Liar dan Selesai Jalani Hukuman

Baca: WANITA MUDA Terlibat CURANMOR di 7 Lokasi di Tembilahan Riau Bersama 2 Pria Ditangkap Polisi Reserse

Baca: KERANG DARA Asal Pekanbaru Riau Terbang Langsung ke Thailand, Ekspor Perdana 4 Ton Produk Perikanan

Baca: JADWAL PENETAPAN Caleg Terpilih Kepulauan Meranti Riau Setelah BRPK dari MK, LHKPN Dua Caleg Belum

Hal itu berdasarkan petunjuk dari kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero South, yang juga menunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan menghadapi persidangan.

"Rencana kita pekan ini kita limpahkan kasus cetak sawah. Mungkin Hari Selasa dan paling lambat Rabulah," ungkap Kajari Pelalawan, Nophy Tennophero South SH MH, melalui Kasi Pidsus Andre Antonius SH kepada tribunpelalawan.com, Senin (1/7/2019).

Andre Antonius menuturkan, kedua tersangka dalam kasus ini, Muhammad Yunus dan Sutrisno, sampai saat ini dalam kondisi sehat dan bisa menjalani pemeriksaan.

Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan dari Dinas Pertanian Pelalawan itu ditahan penyidik kejaksaan sejak 23 Mei lalu.

Dugaan KORUPSI Cetak Sawah di Desa Gambut Pelalawan Riau, Dua Tersangka Segera Jalani Persidangan
Dugaan KORUPSI Cetak Sawah di Desa Gambut Pelalawan Riau, Dua Tersangka Segera Jalani Persidangan (Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung)

"JPU dalam persidangan nanti, saya bersama tim Pidsus langsung. Setelah dilimpahkan mudah-mudahan jadwal sidang segera keluar," tambah Andre.

Baca: Dzikri Armansyah dan Nur Winda Terpilih Jadi BUJANG DARA Kampar 2019, Ganteng dan CANTIK Ini Fotonya

Baca: DANA DESA + ADD + Bankeu = Rp 1.5 Miliar, INSPEKTORAT Ingatkan Kades di Riau Jangan Pakai SPJ Fiktif

Baca: HAMPARAN TATAK Kue Tradisional Suku BANJAR di Inhil Riau, Kue Manis Penggugah Selera Khas Tembilahan

Baca: CEBONG dan KAMPRET di Riau Usai Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2019, Ini Harapan TKD Jokowi-Maaruf

Baca: 7 REMAJA dan Petani Asal ACEH Selundupkan Sabu-sabu Melalui Bandara SSK II Pekanbaru ke Surabaya

Baca: Isu Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah SERANG Pertamina EP Lirik Field Riau, Ini Penjelasannya

Seperti diketahui Kejari Pelalawan menahan dua tersangka kasus korupsi cetak sawah tahun 2012 di Desa Gambut Mutiara Kecamatan Teluk Meranti.

Keduanya berasal dari pemerintahan yakni M Yunus merupakan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Sutrisno merupakan Pejabat Pelaksan Teknis Kegiatan (PPTK) yang juga mantan Kepala UPTD Pertanian Teluk Meranti.

PNS dan pesiunan ini merupakan rombongan kedua yang menjadi korban proyek cetak sawah senilai Rp 1 Miliar yang diduga gagal itu.

Satu tahun lalu jaksa Menjebloskan dua tersangka yakni Jumaling sebagai Ketua Kelompok Tani (Poktan) dan Kharuddin sebagai kontraktor.

Mereka saat ini sedang menjalani hukuman sesuai vonis dari hakim.

Dugaan KORUPSI Cetak Sawah di Desa Gambut Pelalawan Riau, Dua Tersangka Segera Jalani Persidangan. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved