Pendaftaran Peserta Didik Baru

Hafal 5 Juz Alquran Langsung Diterima di SMAN 1 Bengkalis, Masih Ada Daftar Tak Sesuai Zonasi

Masih ditemukan orangtua calon siswa yang mencoba mendaftarkan anaknya di luar zonasi pada PPDB hari pertama SMA di Bengkalis.

Hafal 5 Juz Alquran Langsung Diterima di SMAN 1 Bengkalis, Masih Ada Daftar Tak Sesuai Zonasi
TRIBUNPEKANBARU/M NATSIR
Hari pertama pendafataran penerimaan peserta didik baru di SMAN 1 Bengkalis, Senin (1/7/2019) siang. 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Pada hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA secara serentak di Bengkalis, Senin (1/7/2019), masih ditemukan orangtua calon siswa yang mencoba mendaftarkan anaknya di luar zonasi.

Seperti yang dilakukan Meisen, warga Kelurahan Damon ini datang ke SMAN 1 Bengkalis untuk mendaftarkan anaknya. Namun, langsung ditolak sekolah karena calon siswa tinggal di luar zonasi SMAN 1 Bengkalis.

"Tadi kita memang mau tes. Siapa tahu bisa, ternyata setelah kita coba tidak bisa," terangnya.
Meisen punya alasan sendiri ingin menyekolahkan anaknya di SMAN 1, mutu pendidikan dan prestasi sekolah di sana sangat bagus. Begitu juga anaknya juga semangat ingin bersekolah di SMAN I.

"Pihak sekolah tadi sampaikan ke kita melihat kartu keluarga tidak bisa menerima karena bukan zonasi. Disarankan kita mendaftar ke sekolah zonasi kita di SMAN 3 Bengkalis," terangnya.

Meisen kecewa dengan sistem zonasi ini yang membuat anak tidak bisa memilih sekolah yang mereka favoritkan.

"Kalau bisa tahun depan jangan lagi pakai zonasi. Pakai tes saja sehingga anak-anak bisa memilih sekolah yang diinginkan," terang Meisin.

Karena tidak bisa sekolah di SMAN 1 akhirnya Meisin memilih mendaftarkan anaknya ke SMK Maitreya.

"Karena tidak bisa di sini kami mau sekolahkan di SMK Maitreya saja, itu keinginan anak kami,"ujarnya.

Kepala SMAN 1 Bengkalis Muhammad Nur mengatakan, pihaknya masih menemukan pendaftar di luar zonasi.

"Pendaftar di luar zonasi masih kita temukan. Tapi kita tolak dan sarankan mereka mendaftar sesuai zonasi masing-masing. Kalau dipaksakan diterima kita juga nantinya yang akan bermasalah," terangnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved