Pelalawan

Hari Pertama PPDB Pelalawan Riau, Orangtua Siswa: Disangka Antrean Panjang, Ternyata Bisa Cepat Kok

Pantauan tribunpelalawan.com di SMPN 1 Pangkalan Kerinci, ratusan orangtua siswa mengantri sejak pagi untuk mengambil formulir pendaftaran.

Hari Pertama PPDB Pelalawan Riau, Orangtua Siswa: Disangka Antrean Panjang, Ternyata Bisa Cepat Kok
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Orangtua calon siswa mengantri mengambil formulir pendaftaran di SMPN 1 Pangkalan Kerinci pada hari pertama PPBD di Pelalawan, Senin (1/7/2019). 

Hari Pertama PPDB di Pelalawan Riau, Orangtua Siswa: Disangka Antrean Panjang. Ternyata Bisa Cepat Kok

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Hari ini, Senin (1/7/2019), hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara serentak di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

Pantauan tribunpelalawan.com di SMPN 1 Pangkalan Kerinci, ratusan orangtua siswa mengantri sejak pagi untuk mengambil formulir pendaftaran.

Sekolah yang terletak di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kota Pangkalan Kerinci menjadi sasaran pada calon siswa yang tinggal di Kelurahan Kerinci Timur dan Kerinci Kota.

Panitia PPBD membuka posko pendaftaran beberapa pintu untuk melayani calon siswa yang mengambil berkas pendaftaran dengan syarat raport SD.

Baca: PPDB 2019, Orangtua Peserta Didik Datangi SDN 110 Pekanbaru Sejak Senin Pagi

Setelah formulir diisi seluruhnya dan melengkapi semua berkas yang diminta, calon murid kembali mengantar formulir dan diserahkan ke panitia.

"Kami di sini sejak pagi, disangka antreannya panjang. Ternyata bisa cepat kok," ungkap warga Kerinci Timur, Sariaman (42) kepada tribunpelalawan.com.

orangtua calon siswa mengantri mengambil formulir pendaftaran di SMPN 1 Pangkalan Kerinci pada hari pertama PPBD di Pelalawan, Senin (1/7/2019).
orangtua calon siswa mengantri mengambil formulir pendaftaran di SMPN 1 Pangkalan Kerinci pada hari pertama PPBD di Pelalawan, Senin (1/7/2019). (Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung)

Ia berharap bisa menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri mengingat dirinya tidak memiliki biaya untuk ke sekolah swasta.

Apalagi lokasi tempat tinggalnya masuk dalam pembagian zonasi ke SMPN 1 yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik).

Kepala SMPN 1 Pangkalan Kerinci, Abu Tohir menuturkan, daya tampung sekolah yang dipimpinnya mencapai 11 Ruangan Belajar (Rumbel) dimana setiap ruangan diisi 32 siswa.

Hingga total kapasistas siswa baru yang diterima mencapai 352 siswa.

Baca: Ngeri, Kecoak Semakin Kebal dengan Racun Serangga, Lalu Bagaimana Membasminya?

Namun jumlah itu akan dikurangani lagi dengan jatah siswa jalur prestasi dan siswa yang tinggal kelas.

"Daya tampung kita tinggal 315 lagi setelah dikurangi jatah prestasi dan yang tinggal kelas tahun ini," tandasnya.

Abu Tohir menjelaskan, pihaknya akan membuka pendaftaran selama empat hari sesuai pentunjuk teknis dari Disdik.

Termasuk pemberlakukan sistem zonasi yang saar sedang digalakan. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved