Indragiri Hulu

Ini Daftar Zonasi dan Kuota PPDBA SMA/SMK di Tembilahan & Tembilahan Hulu Riau, Tersedia 1.936 Kursi

Dari 1.936 kuota tersebut, sebanyak 791 akan di perebutkan peserta didik baru untuk SMA dan sebanyak 1.145 akan diperebutkan untuk SMK.

Ini Daftar Zonasi dan Kuota PPDBA SMA/SMK di Tembilahan & Tembilahan Hulu Riau, Tersedia 1.936 Kursi
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
FOTO ILUSTRASI - Para calon peserta didik tengah mengikuti tahapan pendaftaran siswa baru di SMKN 2 Pekanbaru pada hari pertama, Selasa (3/7/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Ini Daftar Zonasi dan Kuota PPDBA SMA/SMK di Tembilahan & Tembilahan Hulu Riau, Tersedia 1.936 Kursi

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Sebanyak 1.936 kursi telah dipersiapkan untuk diisi oleh siswa dan siswi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA dan SMK Negeri di Tembilahan dan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Jumlah ini telah di sepakati oleh seluruh kepala sekolah SMA dan SMK Negeri di Tembilahan dan Tembilahan Hulu bersama Pengawas SMA/SMK Cabang Kabupaten Inhil Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Dari 1.936 kuota tersebut, sebanyak 791 akan di perebutkan peserta didik baru untuk SMA dan sebanyak 1.145 akan diperebutkan untuk SMK.

Baca: Hari Pertama PPDB Pelalawan Riau, Orangtua Siswa: Disangka Antrean Panjang, Ternyata Bisa Cepat Kok

Baca: PPDB 2019, Orangtua Peserta Didik Datangi SDN 110 Pekanbaru Sejak Senin Pagi

Kepala Cabang Dinas Kabupaten Inhil Dinas Pendidikan Provinsi Riau H. Suhartoni, S.Pd menuturkan, PPDB akan di gelar selama 4 hari yaitu dari tanggal 1 – 4 Juli dengan sistem zonasi sebanyak 85 persen.

“Besok, pokonya serentak sama dengan yang lain, kita ikut juga. Persiapannya kita fokus di Kota saja, kalau di daerah perkecamatan saja, cuma kecamatan yang terpencil boleh ke daerah yang terdekat. Sistemnya zonasi juga kita utamakan, 15 persen baru untuk jalur pindah dari luar daerah dan jalur prestasi,” ujar Suhartoni kepada Tribun Pekanbaru, Minggu (30/6).

Namun dikatakan pria yang akrab disapa Toni ini, sistem zonasi hanya berlaku untuk PPDB SMA dan tidak berlaku bagi SMK, sehingga peserta didik baru harus benar – benar memilih sekolah yang diinginkannya mengingat waktu pelaksanaan yang bersamaan.

Selain itu, lanjut Toni lagi, peserta didik baru juga tidak bisa lagi mendaftar di lebih dari satu sekolah seperti tahun – tahun sebelumnya, karena PPDB tahun ini harus menyertakan rapor asli, Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) asli, Kartu Keluarga (KK) asli.

“Teknis kita serahkan ke sekolah, yang jelas di kota itu tidak ada mendaftar dua sekolah. Dulu satu anak mendaftar dua sampai tiga sekolah, kalau sekarang satu sekolah saja, karena kita kunci sehingga mereka tidak bisa mendaftar dua. Harus mendaftar di satu sekolah, sehingga nanti pas diumumkan tidak terjadi kekosongan yang bisa terjadi kalau siswa lulus di dua sekolah,” tegasnya.

Penyertaan KK sendiri menurut Toni, berfungsi untuk menunjukan zona bagi SMA negeri yang ada di Tembilahan, yaitu, SMAN 1 Tembilahan, SMAN 2 Tembilahan dan SMAN 1 Tembilahan Hulu.

Baca: Tendangan Bebas Ajaib Mohamed Salah Berikan Mesir Kemenangan atas Uganda, Tonton Aksinya

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved