Kronologi Pembunuhan di Mess Karyawan, 'Saya Mendengar Suara Teriakan Korban Minta Tolong'

Kronologi Pembunuhan di Mess Karyawan, 'Saya Mendengar Suara Teriakan Korban Minta Tolong'

Kronologi Pembunuhan di Mess Karyawan, 'Saya Mendengar Suara Teriakan Korban Minta Tolong'
tribunpekanbaru/budirahmat
Kronologi Pembunuhan di Mess Karyawan, 'Saya Mendengar Suara Teriakan Korban Minta Tolong' 

Kronologi Pembunuhan di Mess Karyawan, 'Saya Mendengar Suara Teriakan Korban Minta Tolong'

TRIBUNPEKANBARU.COM- Polisi masih terus melakukan pengembangan terkait kasus pembunuhan di mess karyawan besar swasta (PBS) Kebun Kelapa Sawit di Mes Karyawan Afdeling 88 blok H. 40 PT Wana Sawit Lestari (WSL) 1 Dusun Natai Tabuk Desa Pembuang Hulu 1 Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Korban yang bernama Toni Hermawan tewas dengan kondisi luka akibat dibacok menggunakan kapak.

Sejauh ini, Yunus, seorang pria kelahiran Tasikmalaya , 1 Januari 1980 yang merupakan karyawan perusahaan tersebut, diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Dalam kejadian itu, Yunus diduga secara membabi buta mencincang rekan kerjanya sendiri bernama, Toni Hermawan Kelahiran Pandegelang, 5 Pebruari 2019 di Mes Perusahaan yang sama diatas kasur.

Baca: Didatangkan Gratis dari PSG, Kehadiran Adrien Rabiot Akan Singkirkan Dua Nama Ini di Skuat Juventus

Baca: Ngeri, Kecoak Semakin Kebal dengan Racun Serangga, Lalu Bagaimana Membasminya?

Polisi hingga Senin (1/7/2019) masih melakukan pendalaman kasus penganiayaan hingga berakhir pada pembunuhan terhadap Toni di Mes Karyawan l Afdeling 88 blok H. 40 PT WSL 1 Dusun Natai Tabuk Desa Pembuang Hulu 1 Kecamatan Hanau, Seruyan.

 

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan polisi antara lain, satu buah senjata tajam jenis Kapak yang gagangnya terbuat dari kayu warna hitam, satu buah bantal kapuk yang ada noda darahnya satu buah baju kaos warna hitam yang ada noda darah satu buah celana pendek motif kotak-kotak warna coklat yang ada noda darahnya, satu buah ikat pinggang warna hitam.

Kapolres Seruyan, AKBP Ramon Zamora Ginting, mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyidikan terhadap pelaku pembunuhan karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut untuk mengungkap motif pembunuhan."

Kasusnya masih kami dalami, pelakunya sudah diamakan," ujarnya singkat.

Sementara itu, keterangan salah satu saksi bernama Harno kepada polisi, meyebutkan, dia melihat pelaku Yunus, berlari dari arah ujung jalan perumahan atau mes karyawan di blok H40 dengan membawa kampak nampak dengan beringas mencari seseseorang ke arah rumah yang ditinggali korban.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved