Indragiri Hilir

PENGAWAS Temukan Satu Kasus PPDB SMA dan SMK di Tembilahan Riau, Hari Pertama Masih Sepi Pendaftar

Pengawas temukan satu kasus Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK di Tembilahan Riau, hari pertama masih sepi pendaftar

PENGAWAS Temukan Satu Kasus PPDB SMA dan SMK di Tembilahan Riau, Hari Pertama Masih Sepi Pendaftar
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadli
PENGAWAS Temukan Satu Kasus PPDB SMA dan SMK di Tembilahan Riau, Hari Pertama Masih Sepi Pendaftar 

PENGAWAS Temukan Satu Kasus PPDB SMA dan SMK di Tembilahan Riau, Hari Pertama Masih Sepi Pendaftar

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Pengawas temukan satu kasus Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK di Tembilahan Riau, hari pertama masih sepi pendaftar.

PPDB tingkat SMA/SMK serentak di mulai di Provinsi Riau termasuk di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau pada Senin (1/7/2019).

Meskipun secara umum pada hari pertama terpantau aman, namun beberapa kasus terkait zonasi masih ditemukan dan dikeluhkan oleh masyarakat.

Baca: Gara-gara Diduga CEMBURU dan SELINGKUH, Dua Suami di Riau Bunuh Istri yang Masih Muda dan BUNUH DIRI

Baca: 25 Orang Warga Pekanbaru TERCIDUK Buang Sampah Sembarangan, Ini Sanksi yang Diberikan DLHK

Baca: Ada TUMPAHAN MINYAK di Sungai Lukut Siak Riau, Sudah Dibersihkan BOB, Ternyata Ini yang Terjadi

Baca: DEMI Dua Putra Rohida Rela ANTRI Enam Jam di SMPN 10 Pekanbaru, Gubri Ingatkan Kepsek Soal PUNGUTAN

Pengawas SMA Kabupaten Inhil Dinas Pendidikan Provinsi Riau mendapati keluhan wali murid terkait sistem zonasi ini.

Kepala Cabang Dinas Kabupaten Inhil Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Suhartoni melalui pengawas SMA Kabupaten Inhil Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Drs. Martian menjelaskan, secara umum aman tapi memang yang bingung ada, ada yang belum bisa menerima karena zonasi ini hal yang baru dan ada juga yang bermasalah.

“Persentasenya kecil, tapi karena komplain tentu jadi masalah, satu cuman kayak gitu (bermasalah) yang lain kurang paham kurang sosialasi,” ucapnya.

Martian mencontohkan, terdapat kasus dimana wali murid mengeluhkan anaknya tidak bisa masuk sekolah di Tembilahan karena Kartu keluarganya (KK) berada di KM 5 Bagan Jaya, Kempas.

Padahal sang anak sejak SD hingga SMP bersekolah di Tembilahan dan tinggal bersama neneknya.

PENGAWAS Temukan Satu Kasus PPDB SMA dan SMK di Tembilahan Riau, Hari Pertama Masih Sepi Pendaftar
PENGAWAS Temukan Satu Kasus PPDB SMA dan SMK di Tembilahan Riau, Hari Pertama Masih Sepi Pendaftar (Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadli)

“Orangtua murid ini tinggal dan tugas di KM 5, tapi anaknya dari SD disekolahkannya di Tembilahan sampai SMP. Ketika dia mau masuk tentu melampirkan KK orang tua, ini menjadi masalah karena dia tidak berada di dalam zona,” jelas Martian kepada Tribun Pekanbaru.

Baca: SEMPAT Dihadang Massa dan Kerahkan Brimob, Polda Riau Tangkap 2 Tersangka dan 3 Truk Ilegal Logging

Baca: RUDENIM Pekanbaru Riau DEPORTASI Warga Malaysia, Terlibat PEMBALAKAN Liar dan Selesai Jalani Hukuman

Baca: WANITA MUDA Terlibat CURANMOR di 7 Lokasi di Tembilahan Riau Bersama 2 Pria Ditangkap Polisi Reserse

Halaman
123
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved