Kampar

Bupati Catur Sugeng Beri Waktu Seminggu Fungsikan Pasar Danau Bingkuang

Pasar Danau Bingkuang telah selesai dibangun oleh kontraktor sejak tahun 2018, hingga saat ini belum juga dioperasikan

Bupati Catur Sugeng Beri Waktu Seminggu Fungsikan Pasar Danau Bingkuang
istimewa
Suasana saat Bupati Kampar meninjau Pasar Danau Bingkuang yang sampai saat ini belum beroperasi, Senin (1/7/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG- Pasar Danau Bingkuang telah selesai dibangun oleh kontraktor sejak tahun 2018, hingga saat ini belum juga dioperasikan dan dimanfaatkan. Pasar tersebut terlihat sebagai sebuah bangunan terlantar di tepian sungai.

Pedagang di sekitar pasar yang berlokasi di Kecamatan Tambang ini setiap hari pasar, para pedagang masih berjualan dengan menutup akses jalan.

Menyikapi hal itu, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto meninjau pasar Danau yang telah selesai dibangun pada tahun 2018 tersebut.

Setelah melakukan peninjauan, Senin (1/7/2019) kemarin Catur memberikan waktu seminggu kepada dinas terkait agar pasar tersebut dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

Ia mengatakan, pasar yang sudah selesai dibangun ini akan sangat sayang bila tidak difungsikan, karna bangunan yang sudah ada akan rusak dengan sendirinya jika tidak difungsikan.

Terlihat dari bangunan fisik pasar sudah mulai ada yang bocor jika hujan tiba.

"Sangat sayang sekali, pasar yang sudah dibangun dengan bagus dengan tempat yang strategis tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, untuk itu saya tegaskan kepada dinas terkait untuk dapat segera menyelesaikan kendala yang dihadapi di lapangan," ucapnya.

Ia memperingatkan dinas terkait untuk selesaikan seluruh kendala yang dijumpai di lapangan.
"Ini untuk masyarakat, mohon ini dikawal dan segera mungkin diselesaikan," pintanya.

Sekda Kampar Yusri mengatakan bahwa perawatan dari pihak ketiga selama 6 bulan sudah selesai, artinya sudah tuntas masa perawatan dan harus segera diberikan kepada masyarakat agar bisa dimanfaatkan.

Ia berharap nantinya pembagiannya memakai undian agar adil dan tidak ada prioritas bagi keluarga aparatur desa atau lainnya.

"Tidak ada lagi kendala yang berarti untuk difungsikannya pasar ini, karena sudah lewat enam bulan masa perawatan, kalaupun masih ada kekurangan disana-sini itu nantinya sudah bisa di masukkan di dalam anggaran perawatan pasar melalui dana APBD," jelasnya. (Tribunpekanbaru.com/ikhwanul rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved