Pelalawan

LIVE: Sidang Vonis Pidana Pemilu PPK Pangkalan Kuras, Pelalawan Riau

sidang vonis perkara pidana pemilu Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pangkalan Kuras nonaktif, Sugeng Dwipurwanto

tribunpelalawan/Johanes
Sidang putusan perkara pidana pemilu dengan terdakwa Ketua PPK Pangkalan Kuras nonaktif Sugeng Dwipurwanto 

Sidang Vonis Kasus Pidana Pemilu PPK Pangkalan Kuras Pelalawan Riau Digelar di PN Pelalawan

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Hari ini, Selasa (2/7/2019), sidang vonis perkara pidana pemilu Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pangkalan Kuras nonaktif, Sugeng Dwipurwanto, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan Riau.

Sidang pembacaan putusan majelis hakim dilaksanakan di ruang sidang Cakra, setelah agenda pembacan tuntutan dan pledoi atau pembelaan telah diselesaikan pada Kamis dan Jumat pekan lalu.

Terdakwa Sugeng, Ketua PPK Pangkalan Kuras nonaktif, akan mendengarkan vonis terhada dirinya yang dituduh melakukan penggelembungan dan pemindahan suara.

Agenda ketuk palu kasus pemilu itu sesuai dengan aturan yang ada pasa Undang-undang pemilu, dimana sidang harus selesai dan divonis selama tujuh hari kerja.

Jika dihitung mulai sidang perdana yang dilaksanakan pada Selasa (25/6/2019) pekan lalu dan harus berakhir Selasa (2/7/2019).

Sidang dipimpin oleh Meilinda Aritonang SH MH yang merupakan Wakil Ketua PN Pelalawan menjadi hakim ketua didampingi hakim anggota Nurahmi SH MH dengan Joko Sucipto SH MH. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) yakni Marthalius SH serta dihadiri langsung oleh terdakwa Sugeng yang duduk dikursi pesakitan.

Terdakwa Sugeng telah mendengarkan tuntutan yang dibacakan JPU pada Kamis (27/6/2019) lalu.

Apartur Sipil Negara (ASN) di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) itu dituntut jaksa dengan hukuman penjara selama satu bulan penjara dan denda Rp 5 juta dengan susider satu bulan kurungan.

Dalam tuntutannya JPU Kejari Pelalawan menuduh terdakwa Sugeng melakukan tindak pidana pemilu dengan memindahkan suara peserta pemilu hingga berita acara pleno berubah.

Namun hasil dari perbuatan terdakwa sudah dirubah kembali dan diperbaiki saat pleno tingkat kabupaten oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan.

Alhasil suara para caleg yang ditambahkan maupun dikurangi telah dikembalikan sesuai dengan perolehan yang benar. 

Tonton live streaming sidang vonisnya disini:

(Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved