Bupati Alfedri Peluk Jemaah Haji Siak Saat Melepas Jemaah Menuju Tanah Suci

Pemkab Siak melepas 276 jemaah haji Kabupaten Siak menuju Tanah Suci. Pelepasan berlangsung dalam suasana haru.

Bupati Alfedri Peluk Jemaah Haji Siak Saat Melepas Jemaah Menuju Tanah Suci
tribun pekanbaru
Seorang JCH asal Siak memeluk Bupati Siak, Alfedri, saat seremonial pelepasan JCH Siak 2019, Selasa (2/7) lalu di Masjid Sultan Syarif Hasyim, Islamic Center, Siak. 

tribunpekanbaru.com - Pemkab Siak dan Kementerian Agama (Kemenag) Siak, menggelar pelepasan JCH (Jemaah Calon Haji) Kabupaten Siak yang akan berangkat ke Tanah Suci. Pelepasan ini dilaksanakan Selasa (2/7) lalu di Masjid Sultan Syarif Hasyim, Kompleks Islamic Center Siak.

Kegiatan dibuka Bupati Siak, Alfedri, diikuti seluruh JCH, Kepala Kantor Kemenag Siak Muharom, dan jajarannya. Pada pelepasan itu, Alfedri tampak beberapa kali berpelukan dengan JCH. Ia membisikkan kepada JCH agar selamat pergi-pulang dan menjadi haji mabrur.

Suasana pelepasan pun berlangsung haru. JCH merasa, Pemkab Siak memberikan perhatian khusus kepada mereka.

Muharom mengatakan, kegiatan itu diikuti 276 JCH, dan menegaskan perjalanan ibadah yang akan dilakukan JCH memang mendapat perhatian khusus dari Pemkab Siak.

Muharom menjelaskan, JCH Siak akan diberangkatkan dalam 2 kloter (kelompok terbang) yakni kloter 19 dan kloter 20. Jumlah total 276 orang, dengan rincian 132 laki-laki dan 144 perempuan. Sesuai jadwal, masing-masing kloter akan berangkat pada 23 dan 24 Juli 2019 mendatang.

"Semua pihak bersinergi membangun komunikasi dan koordinasi. Semua panitia pengurus harus koordinasi, baik dengan PHU ke KUA, KUA dengan PHU, sehingga mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan bisa tertata dengan baik," kata Muharom.

Sementara itu, Alfedri menjelaskan, mulai 2019 ini JCH asal Riau yang akan berangkat ke Tanah Suci tak perlu lagi bermalam di Batam. Karena Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau tahun ini sudah dioperasikan.

"Calon jamaah haji akan diterbangkan dari Pekanbaru kemudian transit ke Batam untuk pindah pesawat, dan langsung terbang ke Arab Saudi tanpa harus diasramakan lagi di Embarkasi Haji Batam. Paling lama 3 sampai 5 jam saja di Batam, kemudian langsung terbang ke Arab Saudi. Jadi tidak menginap lagi di Batam," terangnya.

Alfedri pun menyampaikan doa dan harapan agar jemaah senantiasa diberi kesehatan, kemudahan, dan kesabaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Alfedri juga minta agar jemaah senantiasa berdoa untuk Kabupaten Siak.

"Selamat jalan, selamat berangkat dan kembali ke Tanah Air. Semoga semua jemaah mendapat prediket haji yang mabrur," ujar Alfedri. (myo)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved