Dapat Hasil Tak Bagus di Awal Musim, Manajemen Arema Ultimatum Jajaran Pelatih

Manajemen Arema mulai gerah dengan hasil tak memuaskan yang diraih tim di awal musim ini. Posisi pelatih pun mulai terancam.

Dapat Hasil Tak Bagus di Awal Musim, Manajemen Arema Ultimatum Jajaran Pelatih
antara
Posisi Milomir Sesilija di kursi pelatih Arema mulai terancam, setelah Arema jarang menang. 

tribunpekanbaru.com - General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, memberi peringatan keras kepada tim pelatih, setelah Singo Edan terpuruk di Liga 1 musim 2019. Ruddy meminta Arema segera bangkit, dimulai dengan mendulang hasil positif pada pertandingan melawan Persipura Jayapura di Stadion Gajayana, Malang, Kamis (4/6) ini.

Hingga pekan keenam Liga 1 musim 2019, Arema FC masih belum bertaji. Skuad Singo Edan terpuruk di urutan 14 klasemen sementara dengan koleksi hanya tiga poin.

“Sekarang jangan bicara kalau kompetisi masih panjang. Meski baru memainkan empat pertandingan, tapi kami sudah banyak poin yang hilang. Padahal target kami sapu bersih poin kandang dan imbang di luar kandang," kata Ruddy dikutip goal.

"Dari empat pertandingan harus bisa dapat delapan poin. Tapi sekarang baru dapat tiga poin. Jadi sudah ada lima poin yang hilang,” terang Ruddy.

Manajemen tak ingin mendengar banyak alasan soal keterpurukan itu. Menurutnya, jika bisa mengumpulkan banyak poin di awal liga, kesempatan finis di papan atas akan lebih terbuka lebar.

“Tahun lalu Arema FC banyak hilang poin di putaran pertama. Setelah paruh musim tim bisa mengumpulkan lebih banyak poin. Tapi maksimal finis di urutan 6. Sekarang tentunya harus lebih bagus. Harus segera dimulai sejak pertandingan melawan Persipura ini,” tegasnya.

Manajemen Arema tidak sekadar mengevaluasi tim pelatih untuk berusaha keluar dari keterpurukan. Mereka juga mendatangkan wasit untuk memberikan informasi tentang regulasi terbaru di kompetisi.

Agenda pertemuan dengan wasit sudah rutin dilakukan. Namun biasanya, sosialisasi tersebut berlangsung sebelum kompetisi dimulai bersamaan dengan pemusatan latihan, sehingga pemain sudah paham regulasi barunya.

Tapi tahun ini Arema tidak menggelar pemusatan latihan, sehingga sosialisasi regulasi baru perwasitan baru dilakukan Senin (1/7) lalu. “Kalau tidak salah, ada regulasi baru terkait handball, penalti, dan yang lainnya. Jadi pemain bisa paham beberapa kasus yang harus dihindari agar tidak merugikan tim,” sambungnya. (rin/blc)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved