Pileg 2019

EKSEKUSI Terpidana Kasus Penggelembungan Suara Caleg pada Pileg 2019 di Pelalawan Riau Oleh Jaksa

Ekeskusi terpidana kasus penggelembungan suara calon Legislatif (Caleg) pada Pileg 2019 di Pelalawan Riau oleh jaksa dari Kejari Pelalawan

EKSEKUSI Terpidana Kasus Penggelembungan Suara Caleg pada Pileg 2019 di Pelalawan Riau Oleh Jaksa
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
EKSEKUSI Terpidana Kasus Penggelembungan Suara Caleg pada Pileg 2019 di Pelalawan Riau Oleh Jaksa 

EKSEKUSI Terpidana Kasus Penggelembungan Suara Caleg pada Pileg 2019 di Pelalawan Riau Oleh Jaksa

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Ekeskusi terpidana kasus penggelembungan suara calon Legislatif (Caleg) pada Pileg 2019 di Pelalawan Riau oleh jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan.

Jaksa dari Kejari Pelalawan Riau mengeksekusi terpidana kasus pemilu tahun 2019, Sugeng Dwipurwanto pada Rabu (3/7/2019) sore.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pangkalan Kuras Nonaktif itu dieksekusi satu hari setelah majelis hakim menjatuhkan vonis atas perkara pidana pemilu.

Baca: OKNUM Anggota DPRD Pekanbaru Diduga Jadi Beking Hotel Tak Berizin, Ini Penjelasan yang Bersangkutan

Baca: Pemuda GANTENG dan Cewek CANTIK Jadi Bujang Dara Siak 2019, Siap Kenalkan WISATA Siak Riau ke Dunia

Baca: HEBOH Video WNA Asal Cina di Bandara SSK II Pekanbaru, VIRAL Satu Rombongan Jumlahnya Puluhan

Baca: DNA Fun and MBC Hotel DILARANG Menerima TAMU, Disegel Satpol PP Pekanbaru karena Belum Punya Izin

Baca: Pleno PENETAPAN CALEG Terpilih Kepulauan Meranti dan Inhu, KPU Riau Imbau Tunggu BRPK dari MK Tuntas

Jaksa membawa Sugeng dari kantor Kejari Pelalawan di SP 6 Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru.

Pantuan tribunpelalawan.com di kantor kejari, Sugeng sudah tiba di sebelum tengah hari sendirian tanpa ditemani keluarganya.

Setelah menjalani pemeriksaan dan mempersiapkan administrasi penahanan, jaksa mempertanyakan kesiapannya untuk dibawa k Rutan.

Ternyata Sugeng yang sejak datang telah mempersiapkan diri menyetujui permintaan jaksa.

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) itu hanya bermodalkan sebuah tas ransel berwarna merah jambu berisi pakaiannya.

Tak lupa juga ia membawa Alquran kecil yang dibaca-bacanya di kantir kejari sambil menunggu dirinya diboyong ke penjara.

EKSEKUSI Terpidana Kasus Penggelembungan Suara Caleg pada Pileg 2019 di Pelalawan Riau Oleh Jaksa
EKSEKUSI Terpidana Kasus Penggelembungan Suara Caleg pada Pileg 2019 di Pelalawan Riau Oleh Jaksa (Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung)

Dengan didamping komisione Badan Pengawa Pemilu (Bawaslu), jaksa menggiring Sugeng ke dalam kendaraan dan berangkat menuju Rutan Pekanbaru. Hingga dirinya meninggalkan areal kantor Adhyaksa, tak satupun keluarganya yang mendampingi.

Baca: DAYA TAMPUNG Jadi Masalah, 6.700 Lulusan SD MENGANGGUR atau Pilih SEKOLAH SWASTA Juga 155 Tamatan TK

Baca: KEJAM, Ibu Muda di Riau Dibekap dan Ditusuk di Leher Dua Kali Pakai Pisau Dapur, Pelaku Ipar Korban

Baca: Dor Dor Dor, Peluru Melesat Menuju Sasaran di Mako Brimob Polda Riau, Tak Ada yang Terkapar

Halaman
1234
Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved