Pekanbaru

Kisah Andra, Si Kecil dari Perbatasan Jauh-jauh Mencari Kesembuhan ke Pekanbaru

Si kecil Andra harus menyeberangi lautan selama berjam-jam sebelum tiba ke Kota Pekanbaru.

Kisah Andra, Si Kecil dari Perbatasan Jauh-jauh Mencari Kesembuhan ke Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo
Andra Aditya, bayi 7 bulan penderita penyakit Hirschprung bersama orangtuanya saat mengantre di Poly Anak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rabu (3/7/2019). 

Kisah Andra, Si Kecil dari Perbatasan Jauh-jauh Mencari Kesembuhan ke Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Usia Andra Aditya masih 7 bulan.

Di usia yang masih sangat belia itu ia harus menempuh perjalanan jauh demi mencari kesembuhan.

Dari Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, si kecil Andra menyeberangi lautan selama berjam-jam sebelum tiba ke Kota Pekanbaru.

Perjalanan tersebut pasti berat bagi Andra, sebab bayi malang itu harus menahan sakit di bagian perutnya.

Sudah 6 bulan, bayi malang ini memiliki lubang di bagian perut setelah menjalani operasi.

Sejak lahir, anak keempat dari pasangan Andik Suprastyo (38) dan Rodiah (35) mengidap penyakit Hirschsprung.

Baca: Inung Rio Harimau Sumatera yang Kena Jerat di Pelalawan Riau Itu Telah Mati

Penyakit syaraf itu membuat Andra tidak bisa buang air besar melalui anus.

Hal itu membuat perut si mungil ini sempat membesar dan keras.

Saat usianya masih 19 hari, bagian usus bayi mungil itu harus dipotong dan dikeluarkan melalui anus buatan yang dibuat di bagian sisi perutnya.

Halaman
1234
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved