Citizen Report

Mahasiswa UNRI Mengungkap Mengapa Air Laut Bisa Mencemari Air Bersih di Sumur Warga di Dumai Riau

Mahasiswa Universitas Riau (UNRI) mengungkap mengapa air laut bisa mencemari air bersih di sumur warga di Dumai Riau melalui Peta Indikasi Geografis

Mahasiswa UNRI Mengungkap Mengapa Air Laut Bisa Mencemari Air Bersih di Sumur Warga di Dumai Riau
Tribun Pekanbaru/Istimewa/Nadya
Mahasiswa UNRI Mengungkap Mengapa Air Laut Bisa Mencemari Air Bersih di Sumur Warga di Dumai Riau 

Mahasiswa UNRI Mengungkap Mengapa Air Laut Bisa Mencemari Air Bersih di Sumur Warga di Dumai Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, CITIZENJOURNALISM - Mahasiswa Universitas Riau (UNRI) mengungkap mengapa air laut bisa mencemari air bersih di sumur warga di Dumai Riau melalui Peta Indikasi Geografis.

Mahasiswa UNRI Membuat Peta Indikasi Geografis sebagai Informasi untuk Mengetahui Batas Intrusi Air Laut yang Mencemari Air Bersih

Tiga mahasiswa Universitas Riau didampingi oleh Dr Nur Islami SSi MT lakukan penelitian terhadap zona terinterusi air laut di sejumlah titik yang tersebar di Kota Dumai.

Baca: EKSEKUSI Terpidana Kasus Penggelembungan Suara Caleg pada Pileg 2019 di Pelalawan Riau Oleh Jaksa

Baca: OKNUM Anggota DPRD Pekanbaru Diduga Jadi Beking Hotel Tak Berizin, Ini Penjelasan yang Bersangkutan

Baca: Pemuda GANTENG dan Cewek CANTIK Jadi Bujang Dara Siak 2019, Siap Kenalkan WISATA Siak Riau ke Dunia

Penelitian ini berhasil menciptakan peta indikasi geografis sebagai informasi bagi masyarakat sekitar untuk mengetahui batas interusi air laut yang telah mencemari air bersih di Kota Dumai.

Kegiatan berbasis penelitian ini telah berhasil didanai oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Nurul Azizah, Nadya Hari Pratiwi dan Annisa Permata Islami berangkat dari permasalahan adanya eksploitasi tanah berlebihan yang telah mengakibatkan intrusi air laut pada akuifer di daerah pantai.

Hal ini ditunjukkan dengan semakin bertambahnya sumur penduduk yang berubah menjadi payau.

Intrusi air laut menimbulkan dampak yang luas terhadap berbagai aspek kehidupan, seperti penurunan kesuburan tanah, kerusakan bangunan, dan mengganggu kesehatan apabila di konsumsi setiap harinya.

Mahasiswa UNRI Mengungkap Mengapa Air Laut Bisa Mencemari Air Bersih di Sumur Warga di Dumai Riau
Mahasiswa UNRI Mengungkap Mengapa Air Laut Bisa Mencemari Air Bersih di Sumur Warga di Dumai Riau (Tribun Pekanbaru/Istimewa/Nadya)

Nurul menjelaskan, pembuatan peta indikasi geografis pada Kota Dumai digunakan untuk mengetahui zona jenuh air dan interface air laut dengan air tawar agar diketahui zona air yang layak digunakan sehari-hari.

Baca: HEBOH Video WNA Asal Cina di Bandara SSK II Pekanbaru, VIRAL Satu Rombongan Jumlahnya Puluhan

Baca: DNA Fun and MBC Hotel DILARANG Menerima TAMU, Disegel Satpol PP Pekanbaru karena Belum Punya Izin

Baca: Pleno PENETAPAN CALEG Terpilih Kepulauan Meranti dan Inhu, KPU Riau Imbau Tunggu BRPK dari MK Tuntas

Pembuatan peta indikasi geografis dilakukan menggunakan survey Geoelectrical Resistivity untuk mengetahui zona akuifer, ketebalan, dan kedalamannya.

“Sedangkan peta indikasi geografis itu sendiri adalah tanda yang mengidentifikasikan suatu kawasan di dalam wilayah terkait asal, reputasi, kualitas, dan karakteristik yang sangat ditentukan oleh faktor geografis salah satunya adalah interusi. Dan untuk pengolahan data sudah dilakukan dengan menggunakan metode Konfigurasi Schlumberger (1D) dan Wenner (2D),” sambung Nadya.

“Bukan hanya untuk kota Dumai, penelitian ini juga akan sangat bermanfaat untuk seluruh kota yang mengalami kasus yang sama terkait interusi sehingga mencemari keberadaan air bersih. Harapannya dengan penelitian yang telah dilakukan, dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat agar dapat menikmati air bersih dan jauh dari penyakit,” tutur Annisa.

Mahasiswa UNRI Mengungkap Mengapa Air Laut Bisa Mencemari Air Bersih di Sumur Warga di Dumai Riau. (Tribunpekanbaru.com/Citizens Journalism)

Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved