Belasan Ribu Bungkus Rokok Tanpa Cukai Berhasil Diamankan Bea Cukai Pekanbaru

Petugas dari Tim Penindakan Bea Cukai Pekanbaru kembali menggelar operasi pengungkapan terhadap barang ilegal.

Belasan Ribu Bungkus Rokok Tanpa Cukai Berhasil Diamankan Bea Cukai Pekanbaru
Istimewa
Petugas dari Tim Penindakan Bea Cukai Pekanbaru kembali menggelar operasi pengungkapan terhadap barang ilegal. Sebanyak 420 ribu batang rokok ilegal yang diamankan dalam satu hari yang sama, pada Rabu (3/7/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Petugas dari Tim Penindakan Bea Cukai Pekanbaru kembali menggelar operasi pengungkapan terhadap barang ilegal.

Kali ini, ratusan ribu batang rokok kembali berhasil ditegah dalam dua kali penindakan sekaligus, di dua lokasi berbeda.

Setidaknya, ada 420 ribu batang rokok ilegal yang diamankan dalam satu hari yang sama, pada Rabu (3/7/2019).

Pertama sekitar pukul 08.15 WIB di jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya dekat Simpang Beringin.

Sebuah mobil merk Grand Escudo tertangkap mengangkut 22 karton rokok yang tidak dilekati pita cukai. Total rokok yg berhasil diamankan sejumlah 11.000 bungkus.

Dihari yang sama, tim lainnya dalam waktu yang hampir bersamaan sekira pukul 08.30 WIB, bahkan sempat kejar-kejaran dengan pelaku.

Sampai akhirnya, satu unit mobil merk Daihatsu Xenia yang di jalan Lintas Timur Sumatera, Simpang Pasir Putih berhasil dihadang dan dihentikan.

Di dalam kendaraan tersebut didapati 20 karton dengan total rokok 10.000 bungkus yang belum dilunasi cukainya.

"Seluruh barang hasil penindakan berupa 42 karton rokok ilegal, dua buah sarana pengangkut berikut dan tiga orang terduga pelaku masing-masing YA, RS, dan AB yang merupakan sopir, dibawa ke kantor Bea Cukai Pekanbaru untuk dilakukan penelitian lebih lanjut," ungkap AG Aryani, Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Pekanbaru, Kamis (4/7/2019) siang kepada Tribun.

Ditanyai soal peran pelaku yang diamankan, serta ke mana tujuan rokok ilegal itu, dia enggan menjelaskan lebih lanjut.

"Sementara infonya segitu saja dulu Pak, yang lain masih dalam penelitian," sebutnya.(*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved