Pekanbaru

Keseriusan Pemko Pekanbaru Menangani Banjir Dipertanyakan, Wali Kota Dituntut untuk Minta Maaf

Walikota Pekanbaru untuk minta maaf secara terbuka kepada masyarakat Pekanbaru dan keluarga korban yang meninggal akibat banjir.

Keseriusan Pemko Pekanbaru Menangani Banjir Dipertanyakan, Wali Kota Dituntut untuk Minta Maaf
Tribun Pekanbaru
Sekitar 213 kepala keluarga korban banjir di RT 06 Perumahan Geraha Payung Sekaki, Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau harus diungsikan. 

TRIBUNPEKANBARU,TRIBUN- Belasan orang yang menamakan diri sebagai  Koalisi Sedia Payung (KSP) kembali menggelar aksi damai, Kamis (4/7/2019) siang. Walhi Riau dan mahasiswa juga bergabung dalam aksi di depan Gedung DPRD Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.

Mereka mempertanyakan keseriusan pemerintah kota menangani banjir.

Massa menuntut Walikota Pekanbaru bersama DPRD Kota Pekanbaru punya tindakan cepat dalam menangani bencana banjir.

Apalagi banjir sempat melanda Kota Pekanbaru pada bulan Juni 2019 lalu.

Belasan orang yang menamakan diri sebagai Koalisi Sedia Payung (KSP) kembali menggelar aksi damai, Kamis (4/7/2019) siang di depan Gedung DPRD Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman. Mereka mempertanyakan keseriusan pemerintah kota menangani banjir.
Belasan orang yang menamakan diri sebagai Koalisi Sedia Payung (KSP) kembali menggelar aksi damai, Kamis (4/7/2019) siang di depan Gedung DPRD Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman. Mereka mempertanyakan keseriusan pemerintah kota menangani banjir. (Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang)

Para pengunjuk rasa menyampaikan tuntutan dalam orasinya. Tuntutan tersebut di antaranya Walikota Pekanbaru untuk minta maaf secara terbuka kepada masyarakat Pekanbaru dan keluarga korban yang meninggal akibat banjir.

Kemudian meminta DPRD Kota Pekanbaru memanggil pemerintah kota. Guna meminta pertanggungjawaban Pemerintah Kota Pekanbaru atas bencana banjir.

Mereka mendesak DPRD Kota untuk mengaudit Izin mendirikan bangunan (IMB). Pemilik bagunan yang melanggar aturan juga harus ditindak.

Baca: VIDEO: Banjir Pekanbaru Menelan Korban Jiwa, Massa KSP Tuntut Walikota Bertanggung Jawab

Massa juga mendesak DPRD Pekanbaru membentuk tim pansus Tata Ruang Kota.

Bahkan pihak terkait harus membenahi drainase secara berkala, meremajakan sungai dan waduk.

Kordinator Lapangan Aksi, Septian menyebut bahwa KSP kembali menggelar aksi lagi karena aksi pekan lalu belum mendapat tanggapan. Pemerintah kota dan para anggota dewan belum menindaklanjuti tuntutan untuk menangani bamjir.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved