Soal Susunan Kabinet, Ma'ruf Amin: Presiden Joko Widodo Pasti Mengakomodasi Usulan Parpol Pendukung

Soal Susunan Kabinet, Ma'ruf Amin: Presiden Joko Widodo Pasti Mengakomodasi Usulan Parpol Pendukung

Soal Susunan Kabinet, Ma'ruf Amin: Presiden Joko Widodo Pasti Mengakomodasi Usulan Parpol Pendukung
KOMPAS TV
Soal Susunan Kabinet, Ma'ruf Amin: Presiden Joko Widodo Pasti Mengakomodasi Usulan Parpol Pendukung 

Soal Susunan Kabinet, Ma'ruf Amin: Presiden Joko Widodo Pasti Mengakomodasi Usulan Parpol Pendukung 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Maaruf Amin menyebutkan bahwa akan ada menteri yang merupakan usulan dari partai pendukung.

Menurut Wakil Presiden terpilih ini, Joko Widodo pasti akan mengakomodasinya.

Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin mengatakan Presiden Joko Widodo pasti mengakomodasi usulan partai politik pendukungnya terkait penyusunan kabinet. 

Hal itu disampaikan Ma'ruf saat ditanyai mengenai dinamika penyusunan kabinetnya dalam pemerintahannya kelak bersama Jokowi. "Partai pasti (diakomodasi).

Baca: Cerita Menarik Kopassus, Jurus Silat bikin Guru dan Ahli Karate Jepang Baret Merah Tersungkur

Baca: Ada Grup WhatsApp yang Sedia Layanan Pijat Plus-plus, Paling Mahal Rp 600 Ribu, Termurah Rp 320 Ribu

Itu kan namanya partai pendukung ya. Tapi jumlahnya berapa itu belum," ujar Ma'ruf saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Ia mengatakan saat ini penyusunan kabinet masih belum dibicarakan secara intensif. Pembicaraan tersebut baru akan dimulai pada pertengahan Juli.

Saat ditanya apakah di kabinet nanti akan ada representasi dari Nahdlatul Ulama (NU), Ma'ruf yang mantan Rais Aam PBNU itu menyatakan kabinetnya akan terdiri dari berbagai golongan, termasuk NU.

"Ya dari banyak pihaklah. Termasuk NU, termasuk yang lain-lain. Tentu semuanya mungkin. Nanti itu hak prerogatif presiden," kata Ma'ruf.

Ia menambahkan, yang penting untuk dipikirkan dalam penyusunan kabinet nantinya ialah komposisi menteri dari kalangan profesional dan parpol.

"Yang pasti kan tentu ada dari pihak partai koalisi, dari profesional, kira-kira begitu. Jumlahnya belum apa lagi orangnya. Orangnya tambah belum," lanjut dia.

Halaman
123
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved