Pekanbaru

Sudah Ditindak Pihak Berwenang, Juru Parkir Liar Masih Beraksi di Beberapa Sudut Kota Pekanbaru

Pihaknya sudah menindak para juru parkir liar. Mereka yang ditindak kebanyakan juru parkir tanpa identitas yang jelas.

Sudah Ditindak Pihak Berwenang, Juru Parkir Liar Masih Beraksi di Beberapa Sudut Kota Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Petugas Parkir Liar di Mal SKA Pekanbaru Pungut Rp 3.000 untuk Sepeda Motor, Ini Reaksi Kepala UPTD 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Keberadaan juru parkir liar di Kota Pekanbaru masih menghantui para pengendara. Ada sejumlah titik yang jadi lokasi favorit juru parkir liar.

Mereka memanfaatkan sejumlah titik yang seharusnya tidak jadi titik parkir. Titik tersebut yakni depan Mal SKA di dekat Jalan Soekarno-Hatta.

Ada juga depan Mal Living World di Jalan Soekarno-Hatta. Kedua lokasi ini kerap jadi titik parkir liar pada akhir pekan atau musim liburan.

"Mereka muncul musiman. Kalau lagi ramai ya mereka muncul," papar Kepala UPTD Perparkiran Kota Pekanbaru, Khairunnas kepada Tribun, Jum'at (5/7/2019).

Pihaknya sudah menindak para juru parkir liar. Mereka yang ditindak kebanyakan juru parkir tanpa identitas yang jelas.

Baca: Dishub Pekanbaru Akui Kebocoran PAD Parkir

Baca: Siap-siap Mobil Anda Diderek Dishub Kota Pekanbaru Jika Masih Parkir Kendaraan Sembarangan

Banyak dari mereka jadi juru parkir musiman. Ada sepuluh juru parkir liar sudah diamankan pihaknya dalam enam bulan ini.

Besaran pungutan parkir harus sesuai Peraturan Daerah No.3 tahun 2009 tentang Parkir dan Retribusi Parkir.

Retribusi parkir untuk sepeda motor atau roda dua hanya Rp 1000 untuk satu kali parkir. Sedangkan untuk kendaraan dinas atau pribadi roda empat besarannya Rp 2000 tiap kali parkir.

"Para juru parkir tidak boleh memungut melebihi pungutan lainnya," tegasnya.

Sebagaimana pernah dilansir Tribunpekanbaru.com beberapa waktu lalu, keberadaan juru parkir (jukir) liar di Kota Pekanbaru sudah meresahkan. Mereka tidak beroperasi tanpa identitas lengkap.

Halaman
1234
Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved