Gerindra Riau Sebut KTP PAS Bukan Perbuatan Kader Partai

DPD Partai Gerindra Riau menilai kartu tanda pendukung Prabowo-Sandi (KTP PAS) yang viral di media sosial beberapa hari ini kental dengan unsur bisnis

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Riau menilai kartu tanda pendukung Prabowo-Sandi (KTP PAS) yang viral di media sosial beberapa hari ini kental dengan unsur bisnis.

Sebab untuk mendapatkan kartu tersebut, pendukung Prabowo-Sandiaga harus mengeluarkan uang.

"Sangat kental unsur bisnisnya, makanya harus ditelusuri siapa oknumnya agar tau apa motifnya membuat itu," ujar Sekretaris DPD Gerindra Riau, Hardianto, akhir pekan lalu.

Hardianto menegaskan jika pendukung yang mengidolakan Prabowo-Sandi seharusnya tidak berbuat seperti itu.

Keberadaan kartu ini dinilai merugikan Prabowo-Sandi dan juga merugikan partai Gerindra.

Ia mengatakan, partisan dan masyarakat yang mengidolakan kedua tokoh bangsa itu seharusnya tidak melakukan perbuatan yang justru mencoreng nama mereka.

"Sebab itu saya yakin jika pembuat KTP tersebut punya naluri bisnis. Ia manfaatkan kecintaan pendukung Prabowo dan Sandiaga untuk meraup untung," ujarnya.

Sejauh ini, KTP PAS tersebut belum ditemukan tersebar di Provinsi Riau.

Kendati demikian, Hardianto menegaskan jika pihaknya memastikan tidak ada pengurus DPD Gerindra yang terlibat dalam pembuatan KTP PAS tersebut.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved