Harapan Baiq Nuril Amnesty dari Presiden Jokowi: Hanya Jalan Ini Satu-satunya Harapan Terakhir Saya

Harapan Baiq Nuril Amnesty dari Presiden Jokowi: Hanya Jalan Ini Satu-satunya Harapan Terakhir Saya

Harapan Baiq Nuril Amnesty dari Presiden Jokowi: Hanya Jalan Ini Satu-satunya Harapan Terakhir Saya
KOMPAS.com/ Karnia Septia
Baiq Nuril Maknun, terdakwa kasus UU ITE saat berada di PN Mataram, Rabu (10/5/2017) 

Harapan Baiq Nuril Amnesty dari Presiden Jokowi: Hanya Jalan Ini Satu-satunya Harapan Terakhir Saya

TRIBUNPEKANBARU.COM- Pasca Peninjauan Kembali (PK) atas kasus yang menderanya, Baiq Nuril menuliskan surat untuk Presiden Jokowi.

Surat yang merupakan harapannya untuk terlepas dari jerat hukum.

Berikut ini isi lengkap surat Biq Nuril.

Surat dari Baiq Nuril beredar luas setelah Mahkamah Agung (MA) yang menolak peninjauan kembali (PK) kasus penyebaran konten bermuatan asusila yang diajukan oleh Baiq Nuril sehingga dia mesti menjalani hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta.
Surat dari Baiq Nuril beredar luas setelah Mahkamah Agung (MA) yang menolak peninjauan kembali (PK) kasus penyebaran konten bermuatan asusila yang diajukan oleh Baiq Nuril sehingga dia mesti menjalani hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta. ((dok Twitter))

Surat dari Baiq Nuril beredar luas setelah Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) kasus penyebaran konten bermuatan asusila yang diajukan oleh Baiq Nuril sehingga dia mesti menjalani hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Tulisan tangan Nuril dalam secarik kertas itu berisi permohonannya sekaligus upayanya menagih janji Jokowi agar amnesti segera diberikan kepada dirinya.

Menurut Nuril, hal ini merupakan jalan satu-satunya yang ia bisa lakukan.

“Salam hormat untuk bapak Presiden, Bapak Presiden PK saya ditolak, saya memohon dan menagih janji bapak untuk memberikan amnesty karena hanya jalan ini satu-satunya harapan terakhir saya. Hormat Saya Baiq Nuril Maknun,” demikian isi tulisan dalam kertas tersebut.

Sementara itu, kuasa hukum Nuril, Joko Jumadi, membenarkan bahwa Nuril telah membuat surat tersebut. Namun dia membantah bahwa surat itu ditulis atas kehendak tim kuasa hukum.

Surat itu, lanjut dia, berisi ungkapan hati Nuril.

“Ya kami dapat informasi Nuril menuliskan surat kepada Jokowi. Itu atas inisiatif sendiri, bukan dari kuasa hukum.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved