Pekanbaru

Ini Penjelasan Petugas Damkar Soal Kebakaran yang Makan Korban Jiwa di Jalan Delima Pekanbaru

Disebutkannya, pihak Damkar menerima informasi terjadinya peristiwa kebakaran jalan delima pekanbaru sekitar pukul 19.28 WIB.

Ini Penjelasan Petugas Damkar Soal Kebakaran yang Makan Korban Jiwa di Jalan Delima Pekanbaru
Foto: Polresta Pekanbaru
Terjadi kebakaran di jalan Delima Pekanbaru, Sabtu (6/7/2019) 

Ini Penjelasan Petugas Damkar Soal Kebakaran yang Makan Korban Jiwa di Jalan Delima Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Damkar Kota Pekanbaru Fahriansyah menjelaskan perihal peristiwa kebakaran hebat yang melanda sejumlah ruko dan kios di Jalan Delima, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Sabtu (6/7/2019) malam.

Disebutkannya, pihak Damkar menerima informasi terjadinya peristiwa kebakaran sekitar pukul 19.28 WIB.

"Kita langsung turun ke lokasi, hambatan kita lalu lintas yang padat. Jadi lumayan berat untuk sampai ke lokasi. Pukul 8 kurang 5 menit kita sampai dan langsung melakukan upaya pemadaman," katanya saat diwawancarai di lokasi.

Dalam peristiwa kebakaran ini lanjut Fahriansyah, ada satu orang korban jiwa.

Baca: UPDATE Korban Kebakaran di Jalan Delima Pekanbaru Hanya Sempat Selamatkan Surat-surat dan Ijazah

Korban seorang wanita, usianya diperkirakan 50-an tahun.

"Korban posisinya tengkurap, sepertinya tidak terbakar secara langsung. Namun terhirup gas beracun dan kekurangan oksigen," paparnya.

Dikatakan Fahriansyah, korban ditemukan berada di dalam kamar mandi.

Adapun unit bangunan yang terbakar dibeberkannya terdiri dari 6 unit kios, 1 unit ruko, dan 2 petak rumah.

Baca: BREAKING NEWS: Sejumlah Ruko di Jalan Delima Terbakar Hebat, 1 Orang Wanita Tewas

Baca: Selain Taman Nasional Tesso Nilo, Kawasan Hutan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Juga Ikut Terbakar

Baca: Usai Bunuh Temannya, Sadam Ngaku Sering Dihantui Arwah Korban, Akhirnya Menyerahkan Diri

Sementara itu menurut warga sekitar bernama Ina, bangunan yang terbakar ini ada yang bengkel, berjualan aquarimum, makanan ternak, penjahit pakaian, penjual ayam, buah, serta bengkel.

"Kalau yang meninggal saya kurang tahu namanya. Biasa dipanggil Mak Uwo," ungkapnya.

Bagaimana kejadian pastinya, Ina mengaku tak terlalu mengetahui.

"Saya tahunya api sudah besar saja. Orang ramai, saya langsung lihat ke sini. Saya tinggal di seberang, di perumahan Delima Puri," ucapnya.

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved