Guru Honorer Madrasah di Bengkalis Bakal Terima Tambahan Penghasilan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis kembali menganggarkan tambahan penghasilan kepada guru honor madrasah untuk tahun 2019 ini.

Guru Honorer Madrasah di Bengkalis Bakal Terima Tambahan Penghasilan
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis kembali menganggarkan tambahan penghasilan kepada guru honor madrasah untuk tahun 2019 ini.

Anggaran tambahan penghasilan diberikan melalui Dinas Pendidikan Bengkalis.

Setidaknya sekitar 2.957 orang guru honor madrasah diniyah awaliyah (MDA), madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs) hingga madrasah aliyah (MA) bakal menerima tambahan penghasilan tersebut.

Nominal tambahan penghasilan ini sama seperti tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan Bengkalis M Rasyid, tambahan penghasilan yang diberikan pemerintah daerah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Untuk tahun anggaran 2019 ini dialokasikan sekitar Rp23 miliar setahun sama seperti tahun 2018 lalu.

Baca: Pasca Serangkaian Aksi Mahasiswa, Rektor UIN Suska Riau Ajak Semua Pihak Jaga Suasana Kampus

Baca: Lima Hari Koma dengan Kondisi Wajah yang Hancur, Pria Ini Akhirnya Temukan Cinta Sejati

"Kita sudah realisasikan tambahan penghasilan khusus untuk guru-guru honor madrasah itu mulai Januari hingga Mei 2019 kemarin. Dan seluruh anggarannya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah," ungkapnya, Minggu (7/7/2019).

Menurut dia, tambahan penghasilan ini, merupakan bentuk komitmen dari pemerintah untuk membantu para guru honor madrasah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan.

Untuk penerima tambahan penghasilan ini juga harus memenuhi syarat dan di verifikasi sesuai kentuan dari Kemenag Bengkalis.

"Mulai dari tempat mengajar, izin dan kompetensi gurunya sudah ada ketentuannya," tambah Rasyid.

Dengan pemberian tambahan penghasilan yang diberikan pemerintah Bengkalis ini, pihaknya berharap, Kemenag Bengkalis berinisiatif untuk melakukan peninjauan ke lapangan sejauh mana kinerja guru-guru yang sudah berikan tambahan penghasilan.

Karena pembinaan guru madrasah merupakan kewenangan Kemenag dan pengawas pengawas Kemenag yang memverifikasi.

"Bagaimana kinerja guru setelah menerima tambahan penghasilan, perlu dievaluasi dan kemudian bisa menjadi catatan kita di Dinas Pendidikan untuk kedepan," terangnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved