Neil Antariksa Serahkan Santunan Rp36 Juta pada Keluarga Pengawas Pemilu yang Meninggal dalam Tugas

Bawaslu Provinsi Riau memberikan santunan kepada keluarga Riduan, seorang pengawas yang meninggal dunia saat bertugas di Pemilu 2019 lalu.

Neil  Antariksa Serahkan Santunan Rp36 Juta pada Keluarga Pengawas Pemilu yang Meninggal dalam Tugas
Foto/Istimewa
SANTUNAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau berikan santunan kepada keluarga Pengawas Pemilu yang meninggal dunia saat bertugas di Kabupaten Kepulauan Meranti di rumah keluarga di jalan Perumbi, Desa Alai, kecamatan Tebingtinggi Barat Minggu (7/7/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau memberikan santunan kepada keluarga Riduan, seorang pengawas yang meninggal dunia saat bertugas di Pemilu 2019 lalu.

Santunan itu diterima pihak keluarga di jalan Perumbi, Desa Alai, kecamatan Tebingtinggi Barat Minggu (7/7/2019).

Santunan sebesar Rp36 juta itu diserahkan langsung oleh pimpinan Bawaslu Riau, Neil Antariksa, SH MH didampingi Komisioner Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti saat melayat di kediaman keluarga almarhum.

"Pengawas pemilu yang meninggal saat bertugas tersebut diketahui bernama Riduan, yang merupakan seorang bendahara Panwaslu Kecamatan Tebing Tinggi Barat," kata Neil.

Menurut dia, Bawaslu Riau dalam beberapa hari kedepan akan mengunjungi dan memberikan santunan kepada keluarga yang meninggal, sakit maupun kecelakaan saat bertugas di wilayah Riau.

Baca: Anggota Bawaslu Inhu Sopia Warman Nyatakan Banding

Baca: Ayahanda Ungkap Niat Mulia Sutopo Purwo Nugroho yang Belum Kesampaian

Adapun nominal santunan yang diberikan bervariasi, dan kegiatan ini merupakan amanat dari Bawaslu RI.

Dalam sambutannya Neil menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga atas meninggalnya almarhum Riduan dan mengucapkan terimakasih atas kontribusinya sebagai bendahara Panwaslu Kecamatan Tebing Tinggi Barat.

"Semoga almarhum ditempatkan layak di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Komisioner Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti, Romi Indra, SE juga menyampaikan setelah kontestasi Penyelenggaraan Pemilu 2019 selesai dan baru saja jajaran mereka yang adhoc (Panwaslu Kecamatan) berakhir tugasnya 30 Juni 2019.

"Kami dari Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan kepada 27 orang Panwaslu Kecamatan, 101 orang Pengawas Desa /Kelurahan dan 655 Pengawas TPS dan seluruh jajaran Pengawas Pemilu adhoc di seluruh Kabupaten Kepulauan Meranti," ungkapnya.

Romi juga menyampaikan terimakasih setinggi-tingginya atas kerja kerasnya dan atas dedikasi yang telah menjadi pejuang demokrasi untuk bangsa Indonesia dalam mengawal Pemilu serentak 2019 yang berintegritas dan berkeadilan.

"Semoga Allah SWT membalas kebaikan para sahabat-sahabat semua," tutupnya. (Tribunpekanbaru.com/Teddy Yohannes Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved