Saat Kapolri Tito Karnavian Mengingat Kembali Masa-masa Rumitnya Pelaksanaan Pemilu 2019

Saat Kapolri Tito Karnavian Mengingat Kembali Masa-masa Rumitnya Pelaksanaan Pemilu 2019

Saat Kapolri Tito Karnavian Mengingat Kembali Masa-masa Rumitnya Pelaksanaan Pemilu 2019
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Saat Kapolri Tito Karnavian Mengingat Kembali Masa-masa Rumitnya Pelaksanaan Pemilu 2019 

Saat Kapolri Tito Karnavian Mengingat Kembali Masa-masa Rumitnya Pelaksanaan Pemilu 2019

TRIBUNPEKANBARU.COM- Proses Pemilu 2019 memang banyak menguras waktu dan tenaga.

Kapolri Tito Karnavian pun mengungkapkan kembali bagaimana masa rumitnya pelaksanaan Pemilu 2019 

Diantaranya yang menjadi sorotan adalah soal hoaks yang beredar di masyarakat.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengingat kembali masa-masa rumitnya pelaksanaan Pemilu 2019.

Baca: Penambang Batu Permata Ini Dibuat Kaget, Makin Digali Malah Temukan Kerangka Ini

Baca: Inilah Penyebab Anak Sulit Tidur Malam, Lakukan Cara Ini Untuk Mengatasinya

Saat itu, katanya, masyarakat menjadi terpolarisasi pada pilihan politiknya masing-masing.

Penyebaran berita bohong atau hoaks pun ikut meningkat.

Namun, dengan usainya pemilu, Tito berharap agar istilah cebong, pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin, dan kampret, pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, tidak digunakan lagi.

"Kita melihat hoaks luar biasa, ada istilah cebong lah, ada istilah kampret lah. Sekarang tidak ada lagi cebong dan kampret, yang ada adalah bangsa Indonesia," kata Tito saat memberi sambutan dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-73 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (7/7/2019).

Baca: Video Streaming BeinSport 2 Amerika Serikat Vs Belanda, Final Womens World Cup 2019, LIVE TV Online



Ia mengatakan bahwa secara keseluruhan rangkaian proses tersebut dapat berjalan lancar.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved