Pekanbaru

Banyak Langgar GSB, Kanopi Toko yang Disita Satpol PP Pekanbaru Tak Mudah untuk Diambil Lagi

Dinas PUPR Pekanbaru menyebut kanopi toko yang ditertibkan tidak hanya menimbulkan kesan semrawut tapi GBS.

Banyak Langgar GSB, Kanopi Toko yang Disita Satpol PP Pekanbaru Tak Mudah untuk Diambil Lagi
Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo
Personil Satpol PP Kota Pekanbaru memasukkan kanopi yang dibongkar oleh petugas Dinas PUPR di Jalan Jenderal Soedirman ke truk, Senin (8/7/2019). 

Banyak Langgar GSB, Kanopi Toko yang Disita Satpol PP Pekanbaru Tak Mudah untuk Diambil Lagi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Pekanbaru menyebutkan kanopi toko yang ditertibkan di Jalan Jenderal Soedirman tidak hanya menimbulkan kesan semrawut.

Kanopi-kanopi yang terpasang di depan toko tersebut juga melanggar garis simpadan bangunan (GSB).

Berdasar aturannya, bangunan di Jalan Jenderal Soedirman bisa menggunakan GSB sepanjang 2,5 meter.

Namun, nyatanya tak sedikit bangunan di kanan kiri Jalan Jenderal Soedirman melanggar GSB yang telah ditetapkan.

Baca: Kenakan 15 Lembar Baju Saat Naik Pesawat, Pria Ini Akhirnya Terhindar Membayar Bagasi Tambahan

Kebanyakan bangunan tersebut merupakan toko, restoran hingga perkantoran.

"Di kanan dan kiri jalan Jenderal Soedirman ini ada sekitar 30 bangunan yang kanopinya kita tertibkan. Mulai dari bawah jembatan sungai Siak IV, Jalan Hangtuah hingga ke Jalan Pangeran Hidayat, akan kita telusuri semuanya," ujar Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi, Senin (8/7/2019).

Petugas Dinas PUPR dan Satpol PP Kota Pekanbaru membongkar kanopi toko pakaian yang melanggar GSB di ruas Jalan Jenderal Soedirman Kota Pekanbaru, Senin (8/7/2019).
Petugas Dinas PUPR dan Satpol PP Kota Pekanbaru membongkar kanopi toko pakaian yang melanggar GSB di ruas Jalan Jenderal Soedirman Kota Pekanbaru, Senin (8/7/2019). (Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo)

Diakui Indra Pomi di ruas-ruas jalan tersebut banyak didapati bangunan yang melanggar GSB.

Kebanyakan bangunan tersebut adalah bangunan tua yang direnovasi hingga melanggar GSB.

Aturan terkait GSB tersebut diatur dalam Perwako Nomor 27 Tahun 2012 tentang garis simpadan bangunan (GSB) di jalan-jalan Kota Pekanbaru.

Halaman
123
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved